Penguasa Dewa Naga
Hal itu membuat Alice terbangun dan melemparkan senyum manis dengan pipi masih dicubit kakak tercintanya.
"Ayo bangun dan sarapan," ajak Akara, namun Alice malah membenamkan kembali wajahnya.
"Masih ngantuk," ucap Alice dengan manja.
Akara pun membiarkan adiknya beberapa saat dan setelah itu mereka bangun dan sarapan. Saat sang mentari sudah menyinari seluruh kota akademi, mereka sudah keluar dari hotel. Karena sudah menginap dalam beberapa hari untuk mencari informasi tentang kejadian ledakan petir, namun tak kunjung dapat dan memutuskan untuk menyelesaikan urusannya masing-masing. Alice sangat tidak rela saat mereka akan berpisah, namun ia berusaha melepaskan genggaman tangannya.