Satu Malam Bersama Adik Suamiku
Rizki Adindabadan terasa dingin dan lemasmalam semakin dinginbangun tidur jantung berdebar dan lemasalas untuk kasur di lantai
Dari ruang tamu, sayup-sayup terdengar suara televisi yang menyiarkan berita, dimana Adrian tampak rileks tergelar di sofa.
“Bunda, menurutmu gambar ini bagus nggak?” Aruna memotong keheningan, sambil mengangkat lembaran sketsanya itu tinggi-tinggi.
Ayla menoleh, matanya berbinar melihat gambar simpel yang menggambarkan tiga sosok—dua orang dewasa dan seorang anak—yang berdiri ceria di depan rumah kecil yang dikelilingi taman bunga. “Wah, ini bagus sekali, Sayang,” puji Ayla, sambil tersenyum lebar. “Ini kita semua, kan?”
Hot Chapters