Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sketsa Hujan

Sketsa Hujan

"Tapi ada hujan, kan? Kita sudah sepakat. Kalau kamu kangen, gambar hujan. Kalau aku kangen, aku bakal kirim rekaman suaranya lewat kurir kapal kalau perlu." Elang mengeluarkan sebuah buku bersampul kain linen berwarna abu-abu dari saku depan tasnya. Sebuah buku yang tampak kontras dengan perlengkapan outdoor-nya yang serba teknis. "Ini buku sketsa baru. Masih kosong. Aku mau kamu isi ini. Jangan cuma gambar gedung atau kopi di kafe. Gambar apa pun yang kamu rasain selama aku nggak ada. Hitam di atas putih dulu nggak apa-apa. Nanti, waktu aku pulang, aku mau lihat buku ini penuh dengan warna."
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai sketsa gambar sasuke uchiha
Baca
+Pustaka
Mengandung Bayi Presdir Dingin

Mengandung Bayi Presdir Dingin

"Bisakah Anda menjelaskan gambar-gambar konseptual ini?" Senja, dengan tenang memegang cawan gelasnya, mulai menjelaskan sketsa-sketsa tersebut kepada Stuart. Stuart, yang sedang merencanakan sebuah game bertema pasca-apokaliptik, telah melakukan riset mendalam tentang berbagai skenario kiamat. Kebanyakan game dalam genre ini cenderung memiliki cerita yang serupa, namun penggambaran dunia oleh Senja begitu unik dan berbeda.
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai sketsa gambar sasuke uchiha
Baca
+Pustaka
MISTER GEPENG

MISTER GEPENG

Ucap vino sambil nyengir dan menunjukkan gambarnya kepada bu sukma Teman-teman sekelas menertawakan hasil gambaran vino, bu sukma yang sudah terbiasa dengan sikap vino tidak peduli akan hal itu. Bu sukma hanya tertawa menanggapinya. Sementara itu, dia menoleh ke arah lidya. Lidya sangat asik menggambar. Tidak tahu apa yang sedang digambarnya. Namun, dia sangat ebrsemangat membuat sketsa itu hingga seperti bukan manusia saja. Bu sukma mendekati lidya untuk melihat hasil sketsa yang dia buat. Bu sukma berdiri disamping kursi lidya, bu sukma hanya memperhatikan lidya.
104.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai sketsa gambar sasuke uchiha
Baca
+Pustaka
KEKASIHKU SUPERSTAR

KEKASIHKU SUPERSTAR

sudah babak belur dan menahan sakit di perutnya terhuyung-huyung ke depan setelah berhasil mendobrak pintu. Meski tidak dapat dipungkiri, hati Luna sangat sakit melihat wajah tampan Sean berhias darah dan memar akibat serangan anak buah Jeremy yang datang seperti air bah di setiap lantai. Membuat Sean babak belur dan menahan sakit di perutnya saat berjalan terhuyung-huyung ke depan setelah berhasil mendobrak pintu.
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 176 kali sebagai sketsa gambar sasuke uchiha
Baca
+Pustaka
SESAL SUAMI(GAGAL MENJAGA KEWARASAN ISTRI)

SESAL SUAMI(GAGAL MENJAGA KEWARASAN ISTRI)

Adiknya Hana ikutan bersuara. Aku tersenyum melihat kekompakan mereka. Mataku tertuju pada lukisan yang mereka buat. Kedua bola mataku hampir melompat dari sarangnya ketika melihat sebuah gambar yang menyeramkan. Hana menggambar sebuah raksasa hijau dengan wajah menyeramkan sedang mencekik seseorang yang wajahnya tidak nampak. Namun dari posturnya, seseorang yang tercekik itu tampak seperti seorang laki-laki.
1028.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 975 kali sebagai sketsa gambar sasuke uchiha
Baca
+Pustaka
Menjadi Istri Rahasia CEO Dingin

Menjadi Istri Rahasia CEO Dingin

Habiba menyelinuti tubuh Sakha kemudian mengusap rambut bungsunya sambil tersenyum. "Rambut mama basah. Malam- malam begini mama keramas?" tanya Qansha sambil memegang rambut Habiba yang masih agak basah. Habiba ikut menatap rambutnya yang basah. "Iya. Basah sedikit. Kamu gambar apa?" Ia mengalihkan pembicaraan. "Ini gambar Om Husein. Jelek kan?" Qansha menunjuk gambar lelaki yang lebih mirip seperti manusia lidi berbentuk monster. Mulutnya lebar, matanya besar dan tanpa hidung.
9.8190.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.5K kali sebagai sketsa gambar sasuke uchiha
Baca
+Pustaka
Legenda Penjinak Monster

Legenda Penjinak Monster

Gaya gambar yang dramatis dan keras serta teknik ekspresi yang digunakan dengan jelas dan menyeluruh menggambarkan adegan yang terjadi di koridor sebelumnya. “Ini…” Orang yang memegang sketsa itu mengerutkan kening dalam-dalam. Tamu itu berada di ruangan sepanjang waktu, jadi bagaimana dia bisa merekonstruksi pertempuran sebelumnya dengan begitu teliti? Ini praktis merupakan penggambaran yang tepat dari pertempuran sebelumnya! Karya siapa ini sebenarnya? Pandangannya beralih ke tanda tangan di sudut kiri bawah sketsa itu. Orang yang memegang sketsa itu langsung tersentak kaget. “Apa?! Tak kusangka itu benar-benar dia…”
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai sketsa gambar sasuke uchiha
Baca
+Pustaka
Withstand the Wound

Withstand the Wound

ucap Kaila menunjukkan notif Saguna yanh baru saja masuk. Saguna | Lo tau tugas pak Haru? | Lo bisa bahasa jepang? :( [10.10] Buat cerita bahasa jepangnya gue bisa. Kalau buat gambarnya gue engga biasa.| [10.11] Read | GUE PANDE menggambar, dulu gue TK sering lomba menggambar. Nanti kita cari referensi gambar di gramed [10.12] |Okee.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai sketsa gambar sasuke uchiha
Baca
+Pustaka
Di Ambang Gila

Di Ambang Gila

Dia meraih buku sketsa yang penuh coretan dari bangku yang berantakan. Dia mulai menggambar. Bukan dengan amarah, tapi dengan intensitas yang menakutkan. Garis-garisnya pasti, terukur. Yang muncul bukan wajahnya sendiri atau monster-monster imajinasinya, melainkan sebuah wajah dengan fitur-fitur tajam, mata yang terlihat terlalu mengerti, dan sanggul yang rapi. Dia menggambar Elara. Tapi dia tidak menggambar senyumnya. Dia menggambar tatapannya yang analitis, dan di sekelilingnya, dia mulai membuat garis-garis yang menyerupai diagram sirkuit atau mungkin peta pikiran—sebuah sangkar dari kecerdasan dan kontrol. ---
1.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai sketsa gambar sasuke uchiha
Baca
+Pustaka
TERPAKSA NIKAH SMA

TERPAKSA NIKAH SMA

Akan lebih baik, ia biarkan Saras melepas kesedihannya dengan bebas. Saras mengangguk lemah, seharusnya ia tidak menangis. Sekarang ia merasa malu karena menangis di depan orang lain selain Arjuna. Biarlah, lagipula sudah terlanjur terjadi. Saras menghirup napas dalam, ia memandang bulan, lalu menghapus jejak air matanya. Saras terus melangkah, hingga tampa sengaja ia menginjak sebatang ranting kecil. Saras berjongkok, mengambil benda kecil itu, lalu asik menggambar di atas pasir. Semudah ini memang bahagia, setelah sebelumnya ia menangis, kini Saras justru tersenyum bahagia lewat ranting kecil ini. Saras menggambar wajah tersenyum, lalu membuat rambut keriting pada gambarnya itu. Lucu, da
1019.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 493 kali sebagai sketsa gambar sasuke uchiha
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status