Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
PART-TIME

PART-TIME

Srrt! Maria berhasil mengambil ponselnya. Murka, Al menatapnya tajam. “Apa kau merasa menang?” dinginnya. Maria menyeringai, “Kau tak punya bukti kan sekarang? Untuk apa aku bekerja sama dengan orang bodoh yang mengalihkan pandangannya saat bertarung? Bodoh.” “Kau mengejekku, ya?” tanya Al kesal. “Kau pantas mendapatkannya.”
102.6K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as slightly
Read
+Library
ONLY YOU

ONLY YOU

sapa Xiyi melambaikan tangannya dengan canggung. Ia berusaha mencairkan suasana di antara mereka, namun dengan sifat Wei yang dingin, ia menatap Meng Qi dengan tatapan sinis seakan percikan bola api keluar dari matanya, ia terdiam membeku menatap Wei dengan mata berlinang. "Wei.. Kenapa kamu disini?" tanya Meng Qi tersenyum tipis menyeka sebagian air mata yang tampak jatuh dengan tangan gemetar.
92.2K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as slightly
Read
+Library
SALQUEEN

SALQUEEN

"AWALNYA DIA KESANDUNG AHAHAHAHA GA TAHAN GUE" "WOI KENAPA NII" "TE-TERUS KAKINYA TEPELETOK. AHAHAHAHA." "HABISTU DIA GA SEIMBANG DI DEPAN ADA BOTOL SI ALGA JATUH LAGI. AHAHAHAHA." "AHAHAHAHA." "MAKANYA JALAN TU PAKE MATA." "ORANG JALAN PALE KAKI JUGA, KALAU PAKE MATA MANA BISA JALAN."
1010.6K viewsCompletedAdded to Library 404 Times as slightly
Read
+Library
SENYAWA

SENYAWA

Meera hanya mengangguk, tetapi Varo masih bisa melihatnya dari pantulan pintu lift di depannya. “Kamu kenapa, Ra? Sakit?” tanya Varo, ada kekhawatiran yang tersirat dari pertanyaannya. “Ga apa, Pak,” ucap Meera, sesaat kemudian ia pun menutup mulutnya dengan telapak tangan. “Maaf, Varo,” ucap Meera lagi masih menutup mulutnya. Ada senyum tersungging di bibir Varo mendengar ucapan Meera.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as slightly
Read
+Library
Exit

Exit

kataku, menanggapi jokes Laura. Laura tertawa pelan, raut wajahnya mulai kembali normal tidak sesuram tadi, tidak semurung tadi ketika di toilet—apa karena bau toilet mempengaruhi gadis kebule-bulean di sampingku ini, ya. Sepertinya bercanda seperti tadi membuat perasaan anak itu sedikit membaik, dari pada hanya diam dan menduduk saja, rasanya leherku yang malah merasakan pegal, Laura tidak sama sekali keberatan. Sebuah buku bersampul seperti wahana bianglala, tapi yang ini hanya lingkaran yang digabung dengan segitiga sebagai kakinya, ada empat bentuk seperti itu dengan seorang gambar pria mengitari setiap bentuk, sampulnya berwarna kuning dengan judul berbahasa Inggris yang tidak bisa kuin
102.8K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as slightly
Read
+Library
SEQUOIA

SEQUOIA

Oh, jangan lupakan senyuman centil itu. Baskara menjawab jujur, "Iya." Setelah sadar ia meralat dengan salah tingkah, "Eh, gak ya! Enak aja." Joi berdecak, pura-pura tak suka dengan jawaban Baskara. "Yah ... padahal bibir lo enak and you're such a great kisser."
7.53.0K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as slightly
Read
+Library
Tingkat Dua

Tingkat Dua

Aku menarik napas dalam dan menghembuskannya perlahan. "Itu yang lo liat baru sebagian kecil yang bisa gue bilang cukup aman dan belum terlalu keterlaluan. Tapi lo belum scroll ke bawah kan? Itu masih ada sepuluh ribu komentar lebih yang nggak tau ngebahas apa. Cuma berdoa aja pacar lo nggak sedih dan insecure soal ini."
1.5K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as slightly
Read
+Library
Selìni

Selìni

"Ssttt–" Oh, sial. Pasti ada sesuatu. "K, kenapa?" Hidung Calum mengendus sekitar, matanya makin menyipit. Kemudian bisa didengar jelas suara umpatan halus si alpha. Tak henti lontarkan kata kasar sebagai bentuk pengutaraan. "Cal–"
979 viewsOngoingAdded to Library 33 Times as slightly
Read
+Library
Difficult

Difficult

“Auhh...sakit, Sayang.” “Habis kalau ngomong suka nggak di filter.” Fransiska menatap tajam pada Leo. Leo mengalihkan pandangan kearah Fransiska dengan tangannya bersedekap di dadanya dan tatapan datar “Bagaimana kalau kita buat perjanjian?” Fransiska menatap bingung “Setiap kamu mukul artinya aku akan menghukum kamu dengan menciumku.” Fransiska menatap tidak percaya dengan usul yang Leo berikan “Bagaimana? Deal?” Leo mengarahkan tangannya agar dijabat Fransiska “Oh...ayolah mana Fransiska yang aku kenal pemberani? Hanya ciuman lagipula aku akan sabar menunggu untuk itu sampai kita resmi menikah.”
6.7K viewsCompletedAdded to Library 227 Times as slightly
Read
+Library
Pilihan Kedua

Pilihan Kedua

Ia tersenyum manis dan sedikit mengedipkan matanya padaku. Bara ini hampir mirip dengan Lucas, memiliki tato di sepanjang lengannya dan aku yakin di bagian tubuhnya yang lain juga ada gambaran abstrak itu. Kulitnya sawo matang, perawakannya tinggi berisi tapi tak gemuk. Ia sangat manis ketika tersenyum di wajahnya yang kasar itu. Dan ia sangat suka menggodaku. “Next time?” Aku berlalu dengan kerlingan mata yang juga sama menggodanya. **
101.9K viewsOngoingAdded to Library 41 Times as slightly
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status