Dendam Pernikahan Pewaris Tampan
Nada suaranya datar, tapi ada senyum tipis di ujung bibir.
“Ya ... Mas, kan, sehat banget orangnya. Olahraga tiap pagi, sarapan oatmeal, jus hijau … gitu-gitu,” gumam Nayara sambil cepat-cepat menarik ujung camisolenya agar menutupi dada lebih baik.
Devanka mendengus kecil. “Sekarang sehatnya libur dulu.”
Nayara mendengus pelan, lalu mengambil satu bungkus mie lagi dari rak, merobeknya, dan memasukkannya ke panci kecil. Ia mengaduk pelan, uap panas mulai naik.
Bab Populer