Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Patah

Patah

Dia langsung menyantap ransum makan paginya. “Salah gue ye. Biar gimana porsi cowok beda. Aturan gue pesan dua.” Nayara terpana melihat Manggala makan lahap dan cepat sambil mengerjap kepanasan akibat ulah sambal kacang. “Nggak. Ini cukup. Gue biasa sarapan dikit.” “Iye, tuna sandwich and mashed potatoes.” Manggala tidak mengacuhkan sindiran Nayara.
1028.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 566 kali sebagai snack naraya
Baca
+Pustaka
Dia Pemilik Hatiku

Dia Pemilik Hatiku

jawab Nayra. “Salad aja nih?” Kinanti memastikan sekali lagi. “Iya, aku lagi diet soalnya.” Kinanti hanya mengangguk, “Oke deh.” “Baik, silahkan menunggu pesanan kakak dan ibu siap. Ini ada snack dan minuman gratis dari restoran kami, selamat menikmati,” Pelayan wanita itu meletakkan dua mangkuk kecil keripik kentang dan dua gelas air putih di meja Kinanti dan Nayra.
9.310.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 261 kali sebagai snack naraya
Tampilkan Ulasan (11)
Baca
+Pustaka
Maruna
Sumpaaah... ini tuh ceritanya mirip sama pengalamanku sendiri. Ya bedanya aku gak ngalamin perjalanan menembus waktu kayak Almara. Kak Lisandi Noera ditunggu ya update nya, semoga gak muter2 kayak beberapa novel yg awalnya ide ceritanya bagus tapi makin ke belakang makin jauh dari gagasan awal. love
Hilda Rahma
belom baca semuanya sih, tapi ya ampoonnn mau banget jadi istri Rangga, sumpah almara lu sadar laaaah move on move on huhu, Rangga buat gue aja kalo almara gamau hahaha, semangat author, ditunggu kelanjutan ceritanya ...️...️...️...️
Baca Semua Ulasan
Mas, Nikah, Yuk!

Mas, Nikah, Yuk!

"Mas bawa cemilan, di depan makanannya." Devita tanpa aba-aba langsung berlari. Demi apapun perempuan itu sangat suka dengan cemilan. Ia duduk di sofa. Perempuan itu membuka plastik dan mendapati cemilan seperti campuran otak-otak, nugget, basreng dan yang lainnya dibumbui dengan saus.
753 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai snack naraya
Baca
+Pustaka
KUNYIT DARI SARANJANA

KUNYIT DARI SARANJANA

Tapi di dunia nyata tidak secanggih di Saranjana. “Bapak-bapak mau pesan apa.?” Tanya Ibu Siti pemilik warung. “Pesan cumi 6 porsi dan nasi satu karung.” Panglima Abdullah dengan mantap memesan. “Bapak jangan bercanda masa pesan nasi satu karung ada-ada saja” Ibu Siti tertawa ia kira Abdullah sedang bercanda. “Salah Panglima, bukan satu karung nasi tapi satu bakul.”
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai snack naraya
Baca
+Pustaka
Calon Ipar Kesayanganku

Calon Ipar Kesayanganku

"Hii... Ogah aku sama cowo... " "Nay" Kirana memotong ucapan Naya barusan. "Tolong bawah tas ini ke ruangan aku" "I-iya" Naya menggigit bibir bawahnya. Hampir saja dia keceplosan mengungkapkan sifat asli Chandra. "Maaf mbak" ujar Kirana sambil berlalu. Kali ini Kirana menerima paket yang isinya sepotong potato cheese bread dan jus Apel. Sudah 3 hari orang misterius itu mengirimkan sarapan dengan catatan yang sama persis.
744 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai snack naraya
Baca
+Pustaka
Nayla's 18th Year

Nayla's 18th Year

Tambahnya lagi "Eh Nay, udah ini langsung mau lanjut ke Foodindo? Jadi nih?" Tanya Nikita "Iya hayu, tapi istirahat dulu lah cape juga ternyata nyari ruangan dari tadi" jawab Nayla sambil memposisikan diri untuk duduk "Iya nih, Aaaah.... (desah Nikita sambil memposisikan diri untuk duduk dengan kaki diluruskan) Selesahnyeee " ucap Nikita bernada bicara Upin dan Ipin setelah meluruskan kakinya
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai snack naraya
Baca
+Pustaka
Criana

Criana

Kami bertiga memutuskan untuk makan siang di kantin. Suasana kantin yang penuh sesak, membuat Nadia berinisiatif untuk mengambilkan menu makanan untuk kami. Sedang aku dan Randi menunggunya di meja nomer 5. “Cri, benar kemaren itu pacarmu?” Randi mulai angkat bicara. “Kenapa memangnya?” tanyaku. “Dia pak Faisal Pranata kan? CEO di perusahaan FunBright?” tebak Randi.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai snack naraya
Baca
+Pustaka
BABY CEO

BABY CEO

tanya Vanya dengan suara nyaring. Vanya sengaja membeli beberapa labu raksasa yang terbuat dari styrofoam dan berwarna kuning, di dalamnya terdapat berbagai macam snack, permen, dan cokelat. Sebelum melakukan permainan, Vanya memutar lagu yang sedang hits dengan volume yang tidak terlalu kencang dan mengambil beberapa foto, ia juga sengaja meletakkan kameranya dalam mode video untuk mengabadikan kebersamaan mereka malam itu.
1090.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai snack naraya
Baca
+Pustaka
Ranjang Ternoda

Ranjang Ternoda

“Sambil nyuapi anak tuh, makan. Jangan mengosongkan perut, makanlah dari pagi gak makan.” Reina mengangguk, “Iya, nanti saja.” Ah, untuk kesekian hari yang diharapkan Reina. Akhirnya Karan memperhatikan dirinya, tapi sikap diam Karan membuat Reina ragu untuk berinteraksi dengannya. Hanya kata itu, tapi kemudian Karan mengulang kembali. “Makanlah, jangan dibiasakan mengosongkan perut. Sudah tahu memiliki asam lambung,”
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai snack naraya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234569
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status