Ranjang Ternoda
“Sambil nyuapi anak tuh, makan. Jangan mengosongkan perut, makanlah dari pagi gak makan.”
Reina mengangguk, “Iya, nanti saja.”
Ah, untuk kesekian hari yang diharapkan Reina. Akhirnya Karan memperhatikan dirinya, tapi sikap diam Karan membuat Reina ragu untuk berinteraksi dengannya. Hanya kata itu, tapi kemudian Karan mengulang kembali.
“Makanlah, jangan dibiasakan mengosongkan perut. Sudah tahu memiliki asam lambung,”