LEAK
“Okey, Sayang!”
Sesaat kemudian Sarti pun menutup sambungan telepon, berangsur rasa cemas pun hilang. Hatinya mulai tenang oleh ucapan Pak Lana barusan. Motor dipacu ke arah pasar, tepat di depan warung soto ayam Suroboyo, motor berhenti. Sarti pun mencari tempat parkir yang agak longgar, kebetulan pagi ini warung ramai pembeli. Dia mengirim pesan berlogo hijau pada Pak Lana. Dia melihat warung sedang ramai, akhirnya pesan dibungkus saja. Itu pun hanya sebungkus, untuk Pak Lana.
Hot Chapters