Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Prince Of Love

Prince Of Love

Sebuah ruangan yang tidak terlalu luas, tapi cukup lengkap perabotnya. Sebuah karpet tebal berwarna hijau segar, sebuah sofa empuk yang terlihat begitu nikmat untuk duduk bersantai sambil nonton TV, sebuah TV besar berukuran kurang lebih 60 inchi lengkap dengan atribut pendampingnya. Mulai DVD Player, Play Station sampai dengan seperangkat home theatre benar–benar siap untuk memanjakan diri saat bersantai bersama keluarga atau orang terkasih.
1013.3K viewsCompletedAdded to Library 346 Times as sofa tv santai
Read
+Library
Salah Pilih Istri

Salah Pilih Istri

Disusul keempat anaknya juga menikmati kelembutan sofa. Ada yang duduk diam. Ada juga yang melompat-lompat. "Ya Ampun, Bu Tari ini sofa lembut sekali." Bu Hambar berteriak heboh. Dia sangat antusias atau lebih terkesan norak dan tidak bisa menjaga etika. Semua orang memandang aneh kelakuan Bu Hambar. "Bu, nanti saya bawa pulang boleh, ya."
106.3K viewsCompletedAdded to Library 219 Times as sofa tv santai
Read
+Library
Sentuh Aku, Om Dokter!

Sentuh Aku, Om Dokter!

Itu seperti sofa, tapi dengan lekukan dan bentuk yang tidak biasa. Aku pernah melihat benda seperti itu di toko online, di bagian perlengkapan dewasa. Itu adalah sofa untuk orang bercinta, didesain khusus untuk memberikan pengalaman yang berbeda. "Apa ruangan ini bagus? Bagaimana menurutmu?" tanya Om Bagas, suaranya memecah keheningan. Dia menatapku dengan tatapan menyelidik. Aku mengalihkan pandanganku dari sofa merah itu dan menatap Om Bagas. "Bagus, Om." Aku mengangguk pelan, mencoba menyembunyikan keterkejutanku.
1066.2K viewsOngoingAdded to Library 2.4K Times as sofa tv santai
Read
+Library
Gadis Bisu Tahanan Mafia

Gadis Bisu Tahanan Mafia

Lintang memberanikan diri menyentuh sofa dengan ujung jarinya merasakan betapa lembutnya benda empuk itu. Dan benar saja, sofa itu sangat empuk dan lembut membuatnya terbuai. ‘ini bahkan lebih lembut dari sutra’ Lintang kagum. Tatapannya kemudian berpindah menilai lampu kristal yang tergantung di langit-langit, vas mewah di atas meja, rak buku di sisi kanan tv kemudian ada koleksi miniatur berbagai bentuk yang tak ia tahu apa namanya.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as sofa tv santai
Read
+Library
OH MY EDWARD : ATASANKU GEBETANKU

OH MY EDWARD : ATASANKU GEBETANKU

Edward tertawa kecil, "Ha-ha-ha! Aku senang kamu menyukainya, Sayang. Mari, aku tunjukkan ruangan lainnya." Mereka kemudian melangkah ke ruang TV yang berada di sebelah ruang tamu. Ruangan ini tampak lebih santai, dengan sofa santai besar yang menghadap ke televisi layar lebar. Sebuah rak buku yang dipenuhi dengan berbagai koleksi film dan buku menambah kesan hangat pada ruangan ini. Karpet tebal yang tersebar di lantai memberikan nuansa cozy yang membuat siapapun betah berlama-lama di sana.
102.1K viewsCompletedAdded to Library 43 Times as sofa tv santai
Read
+Library
Sepupu tapi menikah

Sepupu tapi menikah

Lian pun mengikuti ajakan Lena dan masuk ke dalam ruang tamu nya. Laki-laki itu terlihat naik turun seperti orang yang menggenjot, Sofa yang empuk dan tebal. Ia tahu betul sofa berwarna gold dialpisi dengan kulit beludru super lembut dan tebal, dan ada pencetan otomatis untuk mengatur sofa menjadi sebuah kasur. Sungguh sofa mewah nan super megah sangat pantas diletakkan di rumah bak istana sepeti itu. "Jadi, mas Lian ini teman atau pacar barunya Turi nih?." Tanya Lena mencecar beberapa pertanyaan kepada.
108.2K viewsCompletedAdded to Library 278 Times as sofa tv santai
Read
+Library
MENIKAHI MANTAN SUAMI

MENIKAHI MANTAN SUAMI

"Lho, katanya tadi pengen ndusel-ndusel? Nggak jadi?" "Udah nggak mood!" Sementara Tabitha menjauh untuk duduk lesehan di karpet, Sakha merebahkan dirinya di sofa bed yang cukup nyaman sambil selonjoran. Tabitha menyalakan televisi yang sedang menayangkan berita terkini. Tak tertarik dengan berita politik, Tabitha mengganti channel berkali-kali, tetapi tak jua menemukan tayangan yang menarik matanya hingga Sakha protes.
1018.0K viewsCompletedAdded to Library 360 Times as sofa tv santai
Read
+Library
EUFORIA

EUFORIA

Sayangnya, tidak ada yang istimewa ketika aku telah benar-benar merasa memilikinya. “Rumah yang bagus,” pujiku agar Siska tidak kecewa dengan reaksiku. Sofa yang empuk dan nyaman, lampu-lampu yang terang dan besar di langit-langitnya yang tinggi, lemari yang berdiri di sana-sini, serta televisi besar seperti yang ada di rumahku. Aku mengempaskan pantat di sofa, rasanya sama saja dengan sofa di rumahku. “Sebentar, ya, Adrian.”
1013.2K viewsCompletedAdded to Library 502 Times as sofa tv santai
Read
+Library
Satria Idaman Wanita

Satria Idaman Wanita

Vera menunjuk lantai marmer dengan dagunya yang lancip dan angkuh. "Eh kamu, siapa namanya tadi? Satria? Duduk di lantai saja ya sekarang. Sofa ini mahal dan kulit asli impor dari Italia. Harganya lebih mahal dari harga diri kamu seumur hidup. Nanti sofa saya kotor atau bau apek kalau kena celana jins murahmu itu."
1036.1K viewsOngoingAdded to Library 1.3K Times as sofa tv santai
Read
+Library
Psycho Pathos

Psycho Pathos

Semua perabot yang digunakan tampak mahal, dan dipenuhi peralatan elektronik keluaran terbaru. Sofa dari kayu pilihan dengan bantalan busa tebal terletak di tengah ruangan, menghadap pada home theater dengan ukuran televisi 80 inci. Sisi kanan dinding, dibuat rak wall saling menyilang untuk meletakkan hiasan boneka dari crystal, serta puluhan botol wine yang sudah berumur tua dengan harga melangit.
104.5K viewsCompletedAdded to Library 163 Times as sofa tv santai
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status