Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta yang Tak Diundang

Cinta yang Tak Diundang

Sagara beranjak ke ruang televisi yang bersebelahan dengan ruang tamu dan benar saja dugaannya. Fidella sedang duduk di sofa beludru berwarna putih bersih sambil menyalakan tv LCD ukuran jumbo yang ada di depannya. Punggung mungilnya bersandar pada sandaran sofa, bantal kursi sudah berada di pangkuannya.
1013.6K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 423 kali sebagai sofa tv santai
Baca
+Pustaka
LONELY TOGETHER

LONELY TOGETHER

Ada sebuah sofa dengan warna hijau olive, Gaia tersenyum dan kemudian mendekati sofa itu. “Kalau untuk yang itu bahannya memang lebih soft, ukurannya juga memang lebih besar dan bisa dibuka untuk tidur seperti ini.” Karyawan yang tadi mengikuti Gaia dan Raga memperagakan dengan mudah bagaimana sofa mendatar itu kemudian bisa dibuka dan menjadi tempat untuk tidur. Gaia tersenyum melayangkan pandangan pada Raga yang terlihat tidak tersenyum. Laki-laki itu tentu melihat label harga di dekat sofa yang sedang di presentasikan oleh karyawan dengan seragam itu. “Tapi harganya lumayan juga.” Raga berbisik lirih di belakang Gaia. Perempuan itu kemudian berbalik.
957 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai sofa tv santai
Baca
+Pustaka
Makin Lama Makin Asyik

Makin Lama Makin Asyik

masuklah si rudal ini ke lubang kecil nan sedap bukan main ini. Lalu Tante Sofia mulai mainkan olahraga ungga-ungga apung si nali-nali, dengan menaik-turunkan pantatnya, terdengar suara decakan dan desahan-desahan nikmat yang keluar dari mulut Tante Sodia. “Hhhmm.. aaakkhh.. aaakkhh.. hmmm..” Tante Sofia terus menaik-turunkan pantatnya dan sesekali memutar-mutar pantatnya.
1016.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 454 kali sebagai sofa tv santai
Baca
+Pustaka
Jerat Obsesi Empat Majikan Tampan

Jerat Obsesi Empat Majikan Tampan

Masing-masing menenteng kotak pizza berukuran raksasa dan kantong plastik berisi minuman soda, seolah-olah mereka sedang berpiknik di tengah ruang pameran furnitur. “Wah, gila! Ini rumah atau lobi bank sentral?” seru Julian sambil meletakkan kotak pizzanya tepat di atas meja marmer yang baru saja dipoles. Elian berputar di tengah ruangan sembari menatap deretan sofa kulit berwarna abu-abu gelap yang ditata dengan presisi milimetris. “Davian, kau serius menaruh sofa ini begini? Ini terlalu kaku. Tamu yang duduk di sini pasti akan merasa seperti sedang menunggu giliran diinterogasi polisi,” protesnya kemudian.
109.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 303 kali sebagai sofa tv santai
Baca
+Pustaka
Suatu Hari, Aku Akan Menjadi Istrimu

Suatu Hari, Aku Akan Menjadi Istrimu

Gia mengganti saluran channel nutflix yang semulai drama korea menjadi film kartun. "Kamu apa kabar?" tanya Gia, sambil ikut merapikan salah satu Dinosaurus agar sesuai barisan. "Baik, aku sudah makan, tadi disuapin ibu. Kalau Tante, sudah makan, belum?" tanya San. Matanya menatap Gia yang terlihat lelah. 'Tante Gia seperti nya lagi capek' batin San, merasa sedih. San senang berada di rumah Gia. Gia memiliki banyak action figure Disney yang bisa San adu dengan Dinosaurus nya. Gia juga memiliki grand piano yang bisa San tekan-tekan tuts nya.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai sofa tv santai
Baca
+Pustaka
My Posessive Boyfriend [Indonesia]

My Posessive Boyfriend [Indonesia]

Tara tak tahu kenapa kata itu yang keluar, hanya spontanitas saja. Gadis itu duduk di atas sofa putih yang berhadapan langsung dengan TV besar di depan sana, dalam ruang santai rumah Juna yang katanya kecil padahal sangat-sangat-sangat besar kalau hanya untuk ditinggali satu manusia. Melihat apa yang sedang Juna lihat di TV, Tara memutar bola matanya malas. "Drama Cina lagi? Nggak bosen apa?" Juna yang sedang duduk di bawah pun menoleh ke belakang, kemudian tersenyum tanpa dosa.
107.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 302 kali sebagai sofa tv santai
Baca
+Pustaka
CEO Mencari Cinta

CEO Mencari Cinta

Istri barunya yang bernama sesungguhnya Solehatun, yang sudah di ubah menjadi Sabrina merasa tidak suka bahkan dia mencibir. “Aduh ini ruang tamu itu bagaimana penataannya? Kelihatan kusam banget.” Wanita itu mengusap permukaan sofa itu. ”Pekerjaanmu itu ngapain aja, sih? Kenapa bisa ruang tamu jelek begini? Suamimu itu CEO dan uangnya banyak. Masa beli sofa yang elegan saja nggak bisa.” Tias mengerutkan keningnya. Sofa itu harganya hampir serratus juga karena menggunakan bahan yang ebrkualitas super, bahkan asli dipesan dan tidak ada duanya karena disesain khusus. Bagaimana bisa, mertua perempuannya itu menilai murahan. Pantas saja, Ilham tidak suka dan menyetop semua fasilitas untuk papan
9.730.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 943 kali sebagai sofa tv santai
Baca
+Pustaka
SUAMI ONLINE

SUAMI ONLINE

SUAMI ONLINE 23 C Oleh: Kenong Auliya Zhafira Dengan saling bergandengan tangan, mereka keluar kamar menuju dapur. Mama mertua terlihat masih asyik menonton televisi. Memang untuk usianya kadang membutuhkan hiburan untuk diri sendiri. "Ma ... makan dulu yuk?" ajak Kenes ketika melewati ruang santai. "Mama sudah makan cemilan pisang yang dibawa sama Ayah kemarin. Kalau mau makan, silakan," jawabnya sembari melirik ke arah menantu dan anaknya. Lalu kembali fokus ke layar televisi.
1016.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 503 kali sebagai sofa tv santai
Baca
+Pustaka
Safira Aswanta

Safira Aswanta

tanya Sua sambil tersenyum. "Aaaah... ternyata kamu sama dia sama-sama otak minus ya. Kalau tahu seperti ini tanggapanmu mending tadi aku tidak usah cerita. Percuma tahu nggak?" kata Safira kesal mendengar respon dari temannya itu. "Aku juga kan manusia biasa yang kapan saja bisa kilaf. Kalau kamu nggak cerita, aku juga tidak akan bakalan menyuruh kamu untuk bertanya seperti itu. Dan aku juga cuma bercanda saja kok" balas Sua.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai sofa tv santai
Baca
+Pustaka
Membongkar Pengkhianatan Suamiku

Membongkar Pengkhianatan Suamiku

Beda sekali dengan Adel yang selalu bersikap sopan dan juga lemah lembut. "Wah, tv-nya besar bangat, Mas. Kayak bioskop. Disini juga ada sofa. Makin asyik nih nontonnya, aku suka," ucapnya setelah tiba di ruang tengah. Ia langsung mengambil remote control yang terletak di atas etalase TV, kemudian menghidupkan tv tersebut dengan memencet remote nya. Tingkahnya seperti anak kecil saja.
1072.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai sofa tv santai
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status