Nafkah yang Keliru
“Ih, Bapak, udahlah jangan gitu.”
Sofi tampak malu-malu, karena godaan Pak Zul yang macam-macam saja. Ia bahkan sampai menggandeng Bu Yeni dan menyembunyikan wajahnya yang bersemu merah dibalik pundak ibunya. Lucu, aku sangat suka melihat Sofia yang malu-malu. Dia sangat menggemaskan.
“Maaf ya, Sofia aku melamar kamu enggak bawa apa-apa. Nanti kalau kamu sudah pulang ke Bogor, aku akan melamar kamu secara resmi.”