Saat Cinta Menyapa Lagi
Ingatan tentang cinta pertama yang menyakitkan, kegagalan saat ujian, dan rindu pada orang tua yang telah tiada, meledak kembali di dalam kepala mereka.
Penderitaan itu kembali, tapi bersamaan dengan itu, keinginan untuk berkarya juga muncul.
Di markasnya, Selene terjatuh. Alat-alatnya pecah karena tidak mampu menampung luapan emosi mentah yang dikirimkan oleh Lia dan Arka. "Kenapa... kenapa mereka memilih untuk merasakan sakit?" bisik Selene penuh keheranan.
"Karena tanpa rasa sakit, kami tidak tahu bahwa kami masih hidup," jawab Lia yang tiba-tiba muncul di layar monitor Selene. "Keheninganmu adalah kuburan. Imajinasi kami adalah kebangkitan."
Hot Chapters