Melati di Kubangan
Tidak lama kemudian, Ratih muncul kembali dari ruang depan.
“Dari siapa?” tanya Jamal setelah gadis itu duduk di sampingnya.
“Tante Marwah. Ibu belum sempat membukanya. Paling undangan selamatan atau semacam itu,” jawab Ratih ringan seraya ikut membantu pekerjaan pamannya.
Beberapa saat berlalu.
“Rat,” ujar Jamal tiba-tiba, “temanmu itu, Bu Atika, sudah lama, ya, bekerja di kelurahan?”
الفصول الرائجة