Gelang Langit
Tanahnya tampak biasa saja, berumput dan bergelombang, tapi udara di sekitarnya terasa berbeda, seolah satu langkah ke depan bisa berarti melangkah ke dimensi lain.
Rakasura berjalan paling depan, langkahnya mantap meski matanya terus menyisir garis horizon. Gelang di lengannya berdenyut pelan, seakan memberi tanda bahwa mereka telah mendekati tujuan.
Tirta menguap lebar. “Ini dataran tinggi, ya? Kenapa nggak ada yang jual wedang jahe? Dinginnya nyusup ke tulang.”
Ayu tersenyum kecil, wajahnya masih menyimpan ketegangan dari malam sebelumnya. “Kau yakin ini tempatnya, Sura?”
Hot Chapters