Candu Dekapan Kakak Ipar
Bibirnya bergetar, kedua tangannya menggenggam ujung baju Djiwa erat-erat, seolah takut ditinggalkan.
“Mama …,” suaranya lirih, hampir tak terdengar. “Mama marah, tante.”
Djiwa mengerutkan kening. “Mama marah kenapa, sayang? Tante boleh tahu?”
Anggita mengusap hidungnya dengan punggung tangan. “Anggi main iPad Mama,” Ia terisak lagi. “Anggi cuma mau buka YouTube Kids. Terus iPad-nya jatuh, layarnya pecah,”