Suami Paruh Waktu
“Lihat, Pah! Baru kali ini Renata membawa teman lelakinya ke rumah, kan? Coba perhatikan, mereka terlihat sangat cocok bukan? Tampan dan cantik, apa Renata sebenarnya telah berkencan dengan seseorang?”
"Entahlah, papa juga belum yakin."
Secara diam-diam tanpa sepengetahuan Renata dan Darren, mama Erna dan Pak Wilyasa tengah memantau interaksi mereka dari balkon yang berada di belakang kolam berenang rumahnya.. Sehingga bisa terlihat jelas meski posisi duduk Renata dan Darren membelakangi orang tuanya.
“Darren, maaf aku mengatakan ini. Um ... boleh aku meminta sesuatu padamu?”