KURELAKAN SUAMIKU UNTUK MANTANNYA
Entah namanya siapa.
Dia berjalan, menuju seorang perempuan paruh baya, yang tadi sempat datang ke rumahku bersama Bunga.
Dia bilang, calon ibu mertuaku. Percaya diri sekali. Bahkan aku tidak akan pernah menganggap, jika dia adalah ibu mertuaku. Jangan harap.
"Aduh, sudah kuduga. Calon menantuku yang tampan rupawan, pasti akan datang. Ayo silahkan masuk. Tengoklah calon istrimu yang cantik itu," ucapnya.