Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Wanita Penggoda

Wanita Penggoda

“Itu, Pak. Tadi ada orang yang mau memperkosa saya. Orangnya masih di dalam.” “Kurang ajar! Wanita hamil mau diperkosa! Mbak tunggu di sini, biar kami akan ringkus laki-laki itu.” Ujar Bapak berkumis tebal sambil memberi kode pada keempat warga lainnya. Empat warga perempuan lainnya, menenangkanku. “Mbak Wulan suaminya memang belum pulang kerja?” tanya Bu Desi, warga yang sering kali mengajakku berbincang.
108.2K viewsCompletedAdded to Library 262 Times as suara desah wanita
Read
+Library
Cinta yang Tak Diundang

Cinta yang Tak Diundang

"Menduga-duga adalah kebiasaan wanita, jangan menyangkal karena itu kenyataan!" Sial! Mulutku terkatup, dia menyela sebelum aku sempat melayangkan keberatan. "Faktanya tingkat rasa percaya diri wanita lebih besar, dibandingkan dengan pria dan mereka kerap menyembunyikannya secara anggun untuk mempertahankan harga diri," cetus Sagara dengan seringai mengejek itu. Ah, sial, ia kembali menyebalkan!
1013.8K viewsOn holdAdded to Library 427 Times as suara desah wanita
Read
+Library
Gairah Istri Kelima Juragan

Gairah Istri Kelima Juragan

Karena setelahnya terdengar dengan amat sangat jelas suara-suara desah manja dan kenikmatan yang membuat wanita yang masih menjadi isteri sahnya itu hampir pingsan. "Selama ini ternyata benar apa yang kerap dibicarakan oleh orang-orang desa. Namun, selalu saja menepisnya dan beranggapan bahwa Mas Prabawa tengah khilaf dan berharap bisa kembali lagi bersama-sama." Geram, marah, kecewa apalagi teriakan dari sebuah hasrat yang tak dibuat-buat semakin menggema tak kenal malu. Detik ini Malini yakin kalau Prabawa benar-benar tak menginginkannya lagi.
1061.5K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as suara desah wanita
Read
+Library
Hasrat Wanita Kedua

Hasrat Wanita Kedua

Tapi kemudian, matanya berhenti di satu titik. Di unit villa lain yang letaknya tidak jauh, hanya dibatasi taman dan beberapa pohon palem, seorang wanita berdiri di balkon lantai dua. Gaunnya tipis, kainnya tertiup pelan oleh angin laut. Rambut hitamnya berkibar, dan senyumnya terlalu dikenal untuk bisa diabaikan. Lula. Dia melambaikan tangan ke arahnya, santai… tapi menggoda.
106.8K viewsOngoingAdded to Library 156 Times as suara desah wanita
Read
+Library
KKN Di Desa Metanoia

KKN Di Desa Metanoia

tanya Angga memancing pembicaraan yang sedang dipikirkan. "Buruk," jawab Vina singkat tanpa memalingkan pandangannya dari lantai kayu, "Desry tadi bilang program kerja kita disukai wanita desa, kalau lo gimana?" sambung wanita itu bertanya pada Angga.
104.7K viewsCompletedAdded to Library 94 Times as suara desah wanita
Read
+Library
Keputusasaan Wanita Desa

Keputusasaan Wanita Desa

Aku terbaring lemas di kursi belakang, tubuhku terasa seperti digerogoti jutaan semut. Hendy meludah di depanku, “Nilai wanita ini sudah nggak banyak lagi. Entah dari mana kepala desa mendapatkan pendatang baru, sepertinya kita akan untung besar. Dia biar kita lelang saja nanti, ambil keuntungan terakhir.” Sebelum kembali, Hendy menelepon kepala desa, “Kami sudah mau sampai, cepat siapkan peralatannya. Kita akan siaran langsung begitu sampai.”
200.9K viewsCompletedAdded to Library 7.0K Times as suara desah wanita
Read
+Library
Aku Juga Keturunan Jenderal

Aku Juga Keturunan Jenderal

Intan berujar, "Aku tahu, mereka bilang Desi sukarela menjadi selir Keluarga Rinar untuk meninggikan status keluarganya. Tapi benar-benar sukarela atau tidak, siapa yang peduli? Siapa yang peduli tentang impian seorang gadis? Siapa yang peduli apakah mungkin Desi hanya ingin menghabiskan seumur hidupnya bersama seorang suami yang berasal dari keluarga biasa?" Hati Alfred tergerak. "Desi tidak punya hubungan apa-apa denganmu, tapi kamu begitu membelanya .... Kamu benar-benar berempati pada kaum wanita, bukan hanya sekadar omong seperti orang-orang lain. Pada kenyataannya, wanita itu sendiri yang paling merendahkan kaum wanita." Intan termangu dan tiba-tiba teringat pada Linda. Sebelumnya, Lin
10191.5K viewsCompletedAdded to Library 5.9K Times as suara desah wanita
Show Reviews (50)
Read
+Library
Hamfa Merman
"Selingkuh? Aku hanya ingin hidup bersama pria yang layak untukku! Kamu suami rendahan tak pantas untukku!" bentak Alya dengan arogan. Ikuti perjalanan Bara menghadapi perselingkuhan istrinya Alya. Mampukah Bara membalas dendamnya? Langsung baca di novel DERITA WAJAH JELEK
Arumi Nasha
baru mulai baca dari author ini, memang lagi nyari² novel begini. Krena saat ini lagi baca mayor jendral joka yg masih on going. sambil nungguin updatenya tiap hari, jadi kesini dulu... mantapp Thor ... ada karyawan baru kah ???
Read All Reviews
Pemikat Para Gadis Desa

Pemikat Para Gadis Desa

Uang bukan masalah bagi wanita kaya itu, Bu Ram ikut mencetak puluhan spanduk tambahan dengan gambar yang sama, yang menekankan bahwa Pak Kades menerima sejumlah uang dari Andre, demi membeli suara warga. "Biar sekalian seluruh warga desa ini tahu … siapa sebetulnya peminta-minta yang tidak tahu malu itu," geram Bu Ram saat menyuruh orang-orangnya memajang spanduk-spanduk itu berjejer di sepanjang jalan utama desa oada malam itu. Pada hari pelaksanaan pemilihan kepala desa, pemandangan di sekitar lokasi pencoblosan, benar-benar membuat gempar seluruh warga kampung.
108.0K viewsCompletedAdded to Library 240 Times as suara desah wanita
Read
+Library
Wanita Bayaran

Wanita Bayaran

ujar suara di ujung sana. "Ugh ... apa artinya aku masih harus mencari petunjuk di sini? Berapa lama lagi aku akan menderita di sini?" "Aku pikir setelah kau melihat rumah itu, kau akan berbalik mengejar Rio dan mengkhianatiku." Suara wanita itu terdengar meremehkan. "Cih! Kau pikir aku buta, hingga harus mengejar pria seperti itu? Hanya wanita bodoh yang mau bersuamikan pria berengsek seperti itu." Kembali Natalie mencebik.
3.1K viewsOngoingAdded to Library 112 Times as suara desah wanita
Read
+Library
Desa Tanpa Suara

Desa Tanpa Suara

Suara langkah kaki mereka tenggelam oleh gumaman samar dari kabut gumaman yang memanggil, menawar, bahkan mengancam. --- “Jangan balas suara-suara itu,” ucap wanita itu tanpa menoleh. “Mereka lapar. Mereka menginginkan tubuhmu… atau suaramu.” “Suara?” --- “Kau pikir kenapa desa ini disebut ‘tanpa suara’?” Sekilas, nada suaranya seperti sinis. “Karena setiap yang hilang di sini, suaranya diambil, disimpan, dan dipakai untuk memanggil mangsa berikutnya.”
102.1K viewsCompletedAdded to Library 77 Times as suara desah wanita
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status