Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Takdir Cinta Perempuan Malam

Takdir Cinta Perempuan Malam

Lia Lintang
Di sebuah kota asing yang eksotis, Elena terjebak dalam kehidupan rumah bordil, setelah suaminya menghilang tanpa jejak. Kehidupan tragis ini memaksa Elena menjual putri tirinya, Merry, terjerat dalam lingkaran prostitusi untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. Namun, nasib mempertemukan Merry dengan Damian. Seorang pria dingin, kasar, yang membuatnya hamil di luar nikah akibat ulah ibunya dalam percintaan semalam. Perasaan yang tumbuh di antara mereka mengingatkan Merry pada sebuah perjalanan yang mencari jati diri aslinya dan dan mengungkap misteri di balik hilangnya sang Ayah. Sepanjang perjalanan, Merry terbagi antara cinta yang semakin tumbuh terhadap buah hati dan keinginannya mencari Ayah kandungnya. Sementara itu ia harus dihadapkan dengan rentetan masalah ketika Damian tahu Merry memiliki anak darinya, dan juga harus lari dari kejaran ibu tirinya yang kejam. Dalam suasana memikat, "Takdir Cinta Wanita Malam" membawa emosi kita dalam rollercoaster saat Merry berusaha keras mencari cinta, dan pencarian jati diri. Akankah ia jatuh cinta pada pria yang selama ini dibencinya? Saksikanlah perjalanan menarik dan penuh kejutan dalam kisah cinta memikat ini.
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai suasana mencekam
Baca
+Pustaka
Tumbal Purnama

Tumbal Purnama

Tumbal Purnama Di sebuah desa terpencil, keluarga muda Lila dan Bima mencoba menjalani hidup damai bersama bayi mereka, Arga. Namun, kedamaian itu hancur ketika mereka menyadari bahwa Arga menjadi target kutukan tua yang telah menghantui keluarga Bima selama beberapa generasi. Kutukan ini berasal dari perjanjian gaib yang dibuat oleh kakek buyut Bima, meminta tumbal bayi di bawah dua tahun setiap bulan purnama sempurna. Ketika tanda-tanda gaib mulai muncul, bayi menangis tanpa sebab, bayangan bergerak sendiri, dan suara bisikan di malam hari, Lila dan Bima terpaksa menghadapi teror yang mengancam keluarga mereka. Dengan bantuan seorang pria misterius bernama Pak Gana, mereka menggali asal-usul kutukan dan menemukan bahwa pohon tua yang disebut Pohon Leluhur adalah portal antara dunia manusia dan makhluk gaib. Namun, menghancurkan kutukan tidaklah mudah. Mereka harus menjalani ritual berbahaya di bawah bulan purnama, menghadapi makhluk-makhluk gelap yang haus akan tumbal. Dilema moral pun muncul—apakah mereka rela menyerahkan Arga untuk menyelamatkan diri, atau mempertaruhkan segalanya untuk menghentikan kutukan selamanya? Di tengah ancaman gaib dan pengkhianatan tersembunyi, cinta dan keberanian mereka diuji hingga batas terakhir. Meski ritual berhasil menghancurkan Pohon Leluhur, mereka segera menyadari bahwa kutukan itu tidak sepenuhnya hilang—hanya menunggu untuk bangkit kembali. Tumbal Purnama adalah kisah mencekam tentang kutukan turun-temurun, rahasia kelam keluarga, dan perjuangan untuk melawan takdir yang mengancam generasi masa depan.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai suasana mencekam
Baca
+Pustaka
Tersadar Setelah Menikah Bertahun-tahun

Tersadar Setelah Menikah Bertahun-tahun

Saat aku hamil tiga bulan, suamiku menyuruhku menggantikan asistennya minum arak. "Fellyn itu masih muda, badannya lemah, nggak bisa minum. Apa salahnya kamu bantu sedikit?" Aku baru mau bilang kalau aku sudah mabuk, tetapi Andrew secara paksa menyelipkan satu teko arak ke tanganku. "Kamu kira aku nggak tahu toleransi alkoholmu? Sok manja apa sih? Habisin semua!" Sambil berbicara, dia menyanjung para klien di meja itu. "Istriku dulu bertarung sendirian di dunia bisnis. Andalannya ya toleransi alkoholnya ini. Dia nggak pernah tumbang! Kalian minum saja sama dia sampai puas!" Di telingaku langsung dipenuhi sorakan berniat jahat. Dalam pandanganku, Fellyn bersembunyi di belakang suamiku dengan takut-takut sambil terisak manja. "Bos, suasana di sini seram banget, aku mau pulang ...." Tanpa menunggu aku berbicara, Andrew membawanya pergi lebih dulu dengan penuh rasa sayang, meninggalkanku sendirian menghadapi sekelompok pria yang bau alkohol. Aku tersenyum pahit, mendongak dan menenggak habis arak di tanganku. Setelah menahan diri bertahun-tahun, yang kudapat justru penghinaan. Pernikahan ini lebih baik tidak dilanjutkan.
1.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai suasana mencekam
Baca
+Pustaka
Korban Terakhir yang Digambar Ibu adalah Aku

Korban Terakhir yang Digambar Ibu adalah Aku

Ibuku adalah seorang seniman forensik yang paling andal di kantor polisi. Dia tegas, berintegritas, dan sangat membenci kejahatan.  Namun, ketika menerima telepon darurat dariku, dia malah menegurku dengan tegas, “Kamu jelas-jelas tahu ini hari ulang tahun adikmu yang baru mencapai usia dewasa, tapi kamu malah mau pakai trik kotor ini untuk merusak suasana! Kalau kamu benar-benar diculik, biar saja penculik itu membunuhmu!” Dia yakin bahwa ini hanyalah lelucon dan menolak datang ke kantor polisi untuk membuat sketsa. Akhirnya, dia melewatkan kesempatan terbaik untuk menyelamatkanku dan aku disiksa hingga mati. Setelah laporan tes DNA keluar, dia bergegas pergi ke tempat kejadian dengan langkah yang goyah. Berdasarkan tulang-tulangku, dia mulai menggambar sketsaku dengan tangan yang gemetar. “Ini nggak mungkin adalah Janice! Aku pasti salah gambar!” Namun, tidak peduli berapa kali dia menggambar, sketsa yang dihasilkannya menampilkan dengan jelas wajahku saat aku meninggal. Ibuku yang selalu membenciku akhirnya meneteskan air mata.
5.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 161 kali sebagai suasana mencekam
Baca
+Pustaka
Pembalasan Istri Pertama

Pembalasan Istri Pertama

Tri Afifah
'Aku Berharap kau akan bahagia untuk waktu yang cukup lama, sampai kedatanganku kembali pada kehidupanmu.' kata-kata terakhir yang diucapkan oleh BASYIRA selalu memenuhi isi kepala Bagas Kuncoro. sampai pada hari yang spesial ini, dimana Bagas akan mengikat Janji Suci Pernikahan dengan Imelda, gadis impiannya. Namun, suasana pernikahan Bagas menjadi tidak nyaman saat seorang Wanita cantik datang bersama dengan pebisnis muda bernama Alderad. Ya, wanita itu adalah Basyira, mantan Istri Bagas. wanita berhijab itu berubah menjadi sangat cantik dan begitu menarik perhatian para tamu undangan. wanita yang dulu telah Bagas hancurkan, kini menunaikan janjinya untuk kembali pada kehidupan Bagas. Bagaimana kisah perjalanan Cinta Basyira, akankah Ia kembali pada mantan suaminya ataukah menjalin hubungan baru bersama dengan Alderad? Temukan kisah cinta penuh intrik dan ambisi seorang wanita yang telah disia-siakan oleh mantan suaminya. Seorang wanita pendiam yang berubah menjadi monster menyeramkan. Baca kisah selengkapnya hanya di Novel ini.
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 159 kali sebagai suasana mencekam
Baca
+Pustaka
Bittersweet

Bittersweet

lilly
-Nandara POV- Apa yang harus kulakukan sekarang? apa aku harus mengalah? aku tak pernah berfikir ini semua akan terjadi. Sepertinya aku harus mengubur perasaanku dalam-dalam. Meskipun hari-hariku terasa biru, aku tak boleh menyerah untuk membangun kembali tembok pertahananku. Aku tak ingin semua terasa canggung dan aneh. Aku harus melakukannya. -Gara POV- Terhenti. Satu kata itu cukup untuk mendeskripsikan duniaku sekarang. Semuanya terjadi dalam sekejap, aku tak tahu harus berbuat apa. Aku merasa canggung dan sungkan atas apa yang terjadi. Siapa yang salah dalam keadaan ini? Siapa yang harus bertanggung jawab? aku juga tidak tahu tentang hal itu. -Nadira POV- Suasana apa ini? Aneh rasanya berada dalam situasi 'terjepit' ini. Apa aku telah melakukan kesalahan? Apa yang harus aku lakukan? Ayolah, aku tak tahu apapun. Aku hanya melakukan kegiatanku sehari-hari dan tak ada yang salah dariku. Aku yakin! seratus persen yakin! Apa yang sebenarnya terjadi diantara mereka? Apakah seburuk itu?
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai suasana mencekam
Baca
+Pustaka
Desa Tanpa Suara

Desa Tanpa Suara

ig author: @rafi.aditya87 and @raffaramadhan.__ Sinopsis Novel: Desa Tanpa Suara Ketika Raka, seorang jurnalis investigasi muda yang idealis, menerima kabar tentang seorang relawan medis yang hilang di desa terpencil bernama Watupego, ia mengira ini hanya kasus orang hilang biasa. Tapi begitu menjejakkan kaki di desa itu, satu hal langsung terasa aneh: sunyi yang mutlak. Tidak ada kicau burung, tidak ada suara angin, bahkan tidak ada suara manusia. Para penduduk menatapnya tanpa ekspresi, tanpa sepatah kata pun. Namun saat malam turun, kesunyian itu pecah oleh sesuatu yang lebih mengerikan bisikan dari dalam tanah, memanggil-manggil dengan suara orang mati. Semakin Raka menggali misteri desa ini, semakin ia ditarik ke dalam lingkaran horor yang tak terjelaskan. Ia menemukan simbol-simbol aneh di pintu rumah, lubang-lubang kecil yang berbisik, dan sejarah kelam tentang sekte yang memuja kesunyian sebagai bentuk kemurnian. Desa ini tak hanya menyembunyikan rahasia... desa ini hidup. Dan ia ingin menjadikan Raka bagian darinya. Dalam suasana sunyi yang menyesakkan dan kabut yang menelan batas realitas, Raka harus memilih: mengungkap kebenaran yang terkubur bersama suara-suara yang dibungkam, atau ikut tenggelam dalam diam... selamanya.
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai suasana mencekam
Baca
+Pustaka
Rahasia Di Balik Cinta Sang CEO

Rahasia Di Balik Cinta Sang CEO

Ryin
Aleandro, dengan penampilannya yang karismatik, memasuki halaman. Sekali lagi, jantung Viya berdebar kencang. Dia terlihat lebih matang, dan aura percaya diri mengelilinginya. Nyonya Lisa tersenyum saat melihat Aleandro. “Aleandro, kamu datang! Kenalkan, ini Viya dan anaknya, Gio,” ujarnya, mencoba memperkenalkan mereka. Viya terdiam sejenak, berusaha menahan perasaannya, lalu berbalik.“Eh, halo, Aleandro,” ucapnya, suaranya hampir bergetar. Aleandro terkejut melihat Viya. “Viya? Kamu di sini?” tanyanya, nada suaranya penuh kejutan. Nyonya Lisa memperhatikan perubahan ekspresi di wajah putranya. “Apakah kalian sudah saling mengenal?” tanyanya dengan sedikit cemas, menciptakan ketegangan di udara. “Tidak, Bu. Kami… kami pernah mengenal, tapi sudah lama sekali,” jawab Aleandro, suaranya datar, meskipun di dalam hatinya bergejolak. Viya menatap Aleandro, hatinya berdebar. “Ya, Saka mengundang kami,” jawab Viya, berusaha menjaga nada suaranya tetap tenang. Gio yang bermain di dekat mereka tiba-tiba berlari menghampiri Aleandro. “Kamu tahu siapa aku? Aku Gio!” serunya, penuh percaya diri. Aleandro terkejut sejenak, kemudian menatap Gio dengan begitu serius. “Viya, dia anak mu? kenapa wajah nya sedikit mirip dengan ku” katanya, berusaha menjaga suasana tetap tenang.
718 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai suasana mencekam
Baca
+Pustaka
Lemari Mencari Tumbal

Lemari Mencari Tumbal

A_W
Pada saat malam jum’at kliwon, Aulia berjalan mendekati Lemari yang berada di sebuah kamar kosong di lantai 2. Umurnya masih sekitar 9 tahun. Dengan rasa penasaran yang menggebu-gebu, akhirnya dia berniat untuk membuka lemari itu. Tiba-tiba, “Jangan! Jangan di buka lemari itu Non Aulia!” “Loh, memang nya kenapa bu Sari?” “Pokoknya jangan non! Tolong jangan! Dan cepat anda kemari sebelum semuanya terlambat non! Cepat!!!” Seorang pembantu yang bekerja dirumah nenek Aulia mencoba menahan Aulia untuk tidak membuka lemari itu. Tapi, “Brakkk!!!” Pintu lemari itu terbuka dengan sendirinya tanpa disentuh sedikitpun. Suasana menjadi mencekam. Angin malam tiba-tiba berhembus kencang, padahal kamar itu sama sekali tidak memiliki jendela. Lalu, sepasang tangan yang penuh darah menarik Aulia masuk kedalam lemari, “Non Aulia!!!” “Brakkk!!!” Aulia masuk kedalam lemari itu dan pintu dari lemari itu tertutup dengan sendirinya. Angin malam yang tadi berhembus, sekarang menghilang. Seketika, lemari itu menjadi lemari biasa. Aulia yang tadinya masuk kedalam lemari, sekarang menghilang tanpa jejak sedikitpun. Lemari itu kembali menjadi lemari yang dipenuhi dengan baju-baju yang dimiliki oleh neneknya Aulia.
1010.3K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 266 kali sebagai suasana mencekam
Baca
+Pustaka
Menikahi Gadis Malam

Menikahi Gadis Malam

"Astaga! Bagaimana mungkin aku bisa menikah dengan pria itu!" ucap Alin saat melihat gerombolan pria sangar berpakaian serba hitam dengan gerakan tegas itu. Alin kini berada di kamar lantai dua, bangunan megah itu. Melihat banyak gerombolan pria itu membuatnya bergidik ngeri, sambil menggigit bibir bawahnya. Ia masih berdiri tegang di samping tirai jendela kaca itu. "Tapi, perjanjian itu sudah terjadi, dan akad akan berlangsung lima belas menit lagi, oh Tuhan!!!" Alin akhirnya kembali ke ranjang king size yang sudah didesain seperti ranjang pengantin dengan sepasang handuk yang di bentuk sepasang angsa di tepian-nya itu. Suara derap langkah kaki yang terdengar semakin mendekat ke kamar itu membuat suasana semakin tegang, matanya pun tampak awas memandangi pintu bercat putih itu. 'Krieek' "Permisi Nona! Kami MUA yang di bayar oleh tuan Rizan untuk merias Nona!" Kini, Alin agak bernafas lega. lalu ia tersenyum getir memandangi tiga orang wanita yang membawa koper make up itu. Bagaimana kelanjutan kisah Alin dan Rizan? Yuk, baca ceritanya sampai tuntas 😊
10577 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai suasana mencekam
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status