Gadis Buta Pilihan Sang Tuan Duda
"Inggit, kamu harus pulang. Mama kan udah pulang, kamu ngga boleh disini terus, kamu ngga boleh merepotkan mereka."
"Tapi, Ma.."
"Emm, Mbak. Maaf tapi kami tidak merasa direpotkan kok, kalau Inggit masih mau disini biarkan saja," sahut Ginda yang membuat pandangan Sinta kini menatapnya sinis.
"Jangan mencari perhatian kamu, Inggit ini anak saya, jadi ini terserah saya dong," bentak Sinta yang membuat Ginda terbelalak.
"Jaga ucapanmu, Sinta! kamu ini bertamu, yang sopan dong," sambar Sukma tak terima Ginda dibentak.
Hot Chapters