Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Satu dari sudut pandang anak perempuan kandung yang diabaikan. Aku memperbesar tangkapan layar itu. Membaca kalimat penutupnya dengan detak jantung yang memukul keras tulang rusukku. Seperti melihat satu cerita dari dua sudut yang tidak bisa dilihat dari satu tempat. Keduanya menderita dengan cara yang berbeda. Keduanya penting. Ujung jariku terasa dingin. Aku meletakkan ponsel itu kembali ke atas meja. Udara di ruang makan ini mendadak terasa lebih padat.
9.470.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai sudut pandang cerpen adalah
Baca
+Pustaka
Wanita Yang Menundukkan Pandangannya

Wanita Yang Menundukkan Pandangannya

tebak Agus yang tepat sasaran. Andhika menatap Agus dengan pandangan seakan bertanya, apa terlihat begitu jelas. "Kelihatan jelas sekali kalau kamu lagi jatuh cinta! Senyum-senyum sendiri sambil melamun. Dan tatapanmu tadi pas aku tanya, sudah menjawab semuanya," ucap Agus lagi. "Memangnya terlihat sejelas itu ya?" Andhika menggaruk kepalanya asal.
107.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 181 kali sebagai sudut pandang cerpen adalah
Baca
+Pustaka
Project Darah Malaikat

Project Darah Malaikat

Dan seiring dengan cetus pertanyaan ku, sudut pandang penglihatan ini bergerak maju, makin dekat pada tubuh anak yang mungkin berusia delapan tahun yang tergeletak dengan posisi meringkuk itu. Bagai sebuah mata kamera, sudut pandang penglihatan ini bergerak dari tapak kaki telanjang menuju ke arah kepala. Aneh! Aku seperti bisa merasakan bahan baju krem coklat anak itu, itu seperti bahan karung goni. Kamera sudut pandang penglihatan ini berhenti di kepala anak kecil ini, lalu bergeser ke bawah ke wajah anak itu yang terlihat dari satu sisi.
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 219 kali sebagai sudut pandang cerpen adalah
Baca
+Pustaka
SWEET CAKE

SWEET CAKE

kata Lea. “Jadi, jika kau melihat ke sudut kanan atas panggung, kau akan melihat sebuah kamera yang terus menyorot ke satu arah, arah kita. Atau lebih tepatnya berhenti bergulir semenjak kita duduk di sini. Namun jika kau melihat kamera-kamera yang lain, kau akan melihat benda-benda sialan itu bergulir ke seluruh ruang yang mampu dijangkaunya—hei, jangan berpaling!”
9.583.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai sudut pandang cerpen adalah
Tampilkan Ulasan (29)
Baca
+Pustaka
Rusmiko157
Hallo, Everyone😊 Terima kasih untuk yang sudah berkenan mampir ke ceritaku. Semoga cerita ini dapat menghibur kalian semua🤗 Tulis review kalian setelah membaca cerita ini, tinggalkan bintang 5 juga, ya😘 See ya, I love you all😘
raisa regina
Bagus banget sih ceritanya. Epic!!! Love story ada, friendship ada, family, action nya keren sih, comedy juga ada. Seru!!! Senyum2 trus mewek trus ngakak trus tiba2 adrenaline rush. Paket komplit sih ini. MUST READ. Zen Lea forever, my fave couple 🫶🏻🫶🏻🫶🏻 Love Arthur & Clint juga hihi. BEST
Baca Semua Ulasan
Psycho Pathos

Psycho Pathos

“Bisa saja, tetapi kenapa saat menggambar kacamata tersebut, ia membuat banyak sudut pandang yang berbeda?” Hidung mancung milik Raksi memerah, ketika wanita itu mulai memilin cuping hidungnya. Kebiasaan unik yang selalu dilakukan ketika sedang berpikir. “Apakah itu mempunyai arti. Aku pikir hanya sebuah gambar biasa atau pengecoh. kau tau, seperti pengalihan perhatian,” tukas Pandu. Tiba-tiba saja dirinya ikut bersemangat memikirkan tiap gambar buatan Liana yang sempat dilihatnya.
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai sudut pandang cerpen adalah
Baca
+Pustaka
MY SEXY EDITOR

MY SEXY EDITOR

Sebaiknya memang Ilene tak usah bertingkah berlebihan. Sepertinya apapun yang akan dibahas bersama Jared akan menghasilkan diskusi yang berisi dalam artian semua jawaban bijak Jared lebih membuka mata dan wawasan Ilene. Jika selama ini yang ia anggap seperti ini bukan seperti itu jika kita lihat dari sudut pandang lain. Semua tergantung sudut pandang, bagian sudut berapa kamu ambil. "Keren sih kalau gini. Berarti abang sama cewek abang bahas juga banyak dari sudut pandang yang banyak dong. Cewek abang harus pintar berarti."
9.934.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai sudut pandang cerpen adalah
Baca
+Pustaka
Ta'aruf Before Married

Ta'aruf Before Married

Cerita yang akan menentukan apakah Ayah akan menerima lamarannya, atau malah ta’aruf ini dibatalkan. Halo semuanya, semoga temen-temen readers suka sama cerita ini, ya. Sekedar informasi, kalau mulai dari bab-bab berikutnya akan ada berbagai macam POV, mulai dari sudut pandang Kira, Radit dan Reina. Jadi harap perhatikan kata POV pada setiap awal bab biar nggak pada bingung, yaa... Happy reading!
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai sudut pandang cerpen adalah
Baca
+Pustaka
Cursed : Kutukan Kembar Tampan Season 1-2

Cursed : Kutukan Kembar Tampan Season 1-2

Sudut Pandang / point-of-view seseorang tak dikenal : 'Dengan langkah ragu-ragu kudekati cermin itu, sesuatu yang membuatku penasaran sekaligus sangat kutakuti lebih dari apapun, bahkan lebih dari kematian. Sebab Si Tua selalu berucap kasar dan mengataiku 'Makhluk Terkutuk nan Buruk Rupa' seolah-olah aku bahkan bukan manusia.
1031.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai sudut pandang cerpen adalah
Baca
+Pustaka
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

“Karena kau harus menulis akhirnya... saat kau siap menatap siapa dirimu sebenarnya.” Dan saat pena itu menyala, Adrian menatap ke arah pembaca. Bukan kepada dunia. Tapi kepada kamu yang sejak awal mengikuti jejaknya. “Buka mata. Kau juga sedang berada dalam cerita.”
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai sudut pandang cerpen adalah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status