Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta Sang Duda

Cinta Sang Duda

Kanaya paling anti yang namanya curhat di sosial media. Ruang kedap suara yang sangat menyenangkan sekali. Lalu lampu berkedip-kedip dengan cepat yang menandakan kalau ada yang memencet kode dari luar. Kanaya berhenti bernyanyi waktu itu untuk keluar dari ruangan tersebut. Begitu dia keluar melihat orang yang memencet tombol itu. Kanaya melihat suaminya. "Lo udah pulang?" Athalla mengiyakan. "Kamu sudah makan?"
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai sugih tanpo bondo lirik
Baca
+Pustaka
Payung Yang Jebol

Payung Yang Jebol

Jegag-jegug baungan kidul ratan Jer sekar setaman nyi randa kalpika Jugrug ketaman wiriding alif Jaganana tha, nyai Jangkepe manungsa nora bandha donya Jeneh sira amemundhi memedi Jayanen kautaman Jatining janma amung wenang amarsudi Ja ngaya nggembol lali Syair yang memuat point randa atau janda itu dirasa Sarni Trilili nyenges dirinya. Ada rasa sir di hatinya. Sakit, agak sakit. “Kita pulang, Rip.” “Sebentar, Mbakyu. Biar mereka makan kaca dulu.” “Lho, ini bukan jaran kepang atau jathilan.” Surip Sasawati ngeyel, “Tapi di desa ‘be’ tadi siang mereka ngremus kaca, kok.”
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai sugih tanpo bondo lirik
Baca
+Pustaka
Bara Dendam Sang Prabu Boko

Bara Dendam Sang Prabu Boko

Tatapan yang mengukir, yang menjiwai. "Dyah Ron Ayu..." suara Bondowoso memberat, serak oleh gairah yang tak dapat lagi ia bendung, gairah yang bercampur dengan penghormatan mendalam pada keindahan sang istri. Nama itu keluar dari bibirnya seolah sebuah doa, sebuah mantra suci yang mengikat keduanya dalam malam kebersamaan.
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai sugih tanpo bondo lirik
Baca
+Pustaka
Sugar Baby Sang Pemuas Nafsu

Sugar Baby Sang Pemuas Nafsu

Tatapannya menembus dalam, penuh intensitas yang sulit didefinisikan. “Namun,” lanjutnya perlahan, nada suaranya berubah menjadi lebih berat dan dalam, “aku menyukainya.” Ia berhenti sejenak dan menatap bibir Kiara yang bergetar halus sebelum melanjutkan dengan nada berbisik yang membuat udara di antara mereka bergetar. “Melihat wanita yang kukuasai merintih sakit menahan segala kegilaan yang akan kulakukan.”
1040.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai sugih tanpo bondo lirik
Baca
+Pustaka
Istri yang Kau Anggap Bodoh

Istri yang Kau Anggap Bodoh

"Ibu selalu mendoakanmu. Semoga semua kebaikan diberikan Tuhan untukmu. Jaga diri baik-baik, kamu sedang ham1l, jangan terlalu ngoyo." "Ibu tenang aja. Aku bukan wanita lemah. Aku akak tunjukan ke Mas Yudi kalau aku nggak akan terpuruk meski berpisah darinya." Narti tidak lagi berkomentar. Dia paham karakter Sukma, semakin ditekan akan semakin terpacu membuktikan diri. "Aku berangkat dulu, Bu." Sukma bangkit setelah semua paket telah disusun di dalam kantong kresek. "Nanti keburu siang."
107.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 149 kali sebagai sugih tanpo bondo lirik
Baca
+Pustaka
CALON TUMBAL

CALON TUMBAL

ujar Selena, suaranya lirih namun penuh keyakinan. Pak Bondan terdiam, matanya memerah. "Pasti… pasti… Aku janji akan selalu mendoakan kalian. Maaf… maaf karena aku tidak tahu keberadaan kalian selama ini. Aku menyesal telah berpikir buruk… Kalian semua… beristirahatlah dengan damai. Pergilah ke tempat yang seharusnya," suaranya bergetar, sesal dan haru bercampur menjadi satu.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai sugih tanpo bondo lirik
Baca
+Pustaka
Balada Cinta Sang Presdir

Balada Cinta Sang Presdir

katanya “Kamu hati-hati di Singapura ya, jangan lupa makan.” “Makasih, Lara. Aku telepon lagi nanti, ya?” kata Andreas. “Ya, boleh,” balas Lara, lalu telepon ditutup. Ia taruh ponsel di lantai, menatap Milo dengan wajah bingung. “Bali, Milo? Dia ngajak aku ke Bali!” serunya pelan, lalu tertawa. “Aku nggak nyangka hidupku jadi gini.”
904 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai sugih tanpo bondo lirik
Baca
+Pustaka
Balada Cinta Sang Mandor

Balada Cinta Sang Mandor

goda Bimo. Akhirnya, Tika setuju. Setengah jam kemudian, Bimo menjemputnya. Sepanjang perjalanan, Tika mulai membuka diri dan bercerita tentang hidupnya. Pelan tapi pasti, ia merasa menemukan sandaran baru. Bimo yang berpengalaman tampak tahu benar cara menaklukkan hati wanita seperti Tika dengan terus memanjakan egonya.
336 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10 kali sebagai sugih tanpo bondo lirik
Baca
+Pustaka
Sweet Forgiveness  Book 1 (Bahasa Indonesia)

Sweet Forgiveness Book 1 (Bahasa Indonesia)

Bab 31: Sandiwara Yang Cukup Sempurna. Rizky memetik gitarnya dan mula menyanyikan lagu berjudul Rindu Pengubat Luka yang dinyanyikan oleh Toi. Orang ramai mula mengerumuni mereka dan membentuk bulatan sembari merekam persembahan Rizky. "Tak ku ulangi… Kesilapan itu… Maafkan aku… Mengguris hatimu…
1013.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 275 kali sebagai sugih tanpo bondo lirik
Tampilkan Ulasan (47)
Baca
+Pustaka
Mocha Latte
Saya sudah menulis hingga selesai tapi ceritanya akan saya kembali update pada tanggal 15/5/2021. Soalnya sudah mau masuk bulan Ramadhan. Maaf ya teman2. By the way, selamat menyambut bulan Ramadhan Al Mubarak❤️🌻 Stay safe, stay at home🏡
Mrs Vie
Makasih thor. Banyak yang aku pelajari dari novelmu ini. Meskipun aku pengen liat Fiya balas dendam, tapi aku juga mengerti mengapa Fiya memilih untuk let bygone be bygone and smoke the peace pipe with Rizky. Aku tetap sabar menunggu novel keduanya. Selamat menulis ya.
Baca Semua Ulasan
Withstand the Wound

Withstand the Wound

Bila kau butuh telinga 'tuk mendengar Bahu 'tuk bersandar, raga 'tuk berlindung Pasti kau temukan aku di garis terdepan Meski hanya sebatas TEMAN Hu-uu-hu-uu-uu-uu Yakin kau temukan aku di garis terdepan Bertepuk dengan sebelah tangan Hu-uu-uu-uu-uu Hingga lagu habis Saguna menatap Kaila. Kaila hanya menatap jalan. Saguna mematikan musik di mobilnya ketika sudah mau memasuk parkiran mall. Saguna tersenyum ke arah kaca jendelanya. Saguna tak tau Kalau sebenarnya jantung Kaila rasa ingin meletup seperti gunung yang akan meletus. Jika jantungnya bisa keluar mungkin dari reff pertama jantung Kaila lompat keluar.
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai sugih tanpo bondo lirik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status