Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Surgaku Yang Hilang

Surgaku Yang Hilang

Gagang pintu sudah ada di tangannya kini ia sudah siap melihat kejutan apa akan Fatya berikan untuknya. "Awas aja kalau sampe kamu boong ya, Fat!" gumam Siska lalu mulai membuka pintu dengan perlahan. Baru saja kaki kanannya yang sudah sudah masuk ke dalam, kedua mata Siska sudah terbelalak dengan lebarnya. Ia begitu terkejut saat melihat ketiga sahabat lamanya itu sudah berdiri menghadap ke arah dirinya seraya memegang sebuah kue ulang tahun dengan angka 27.
1039.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai sukuna finger
Baca
+Pustaka
The Lucifer's Bride

The Lucifer's Bride

Setidaknya, untuk sekarang Felen bisa memanggil mereka sesuai keinginan. Tepat setelah Felen selesai memanggil dengan telepati, tiba-tiba saja Siren tersebut menyerang ke arahnya dengan kukuk tajam dan berwarna hitam. Felen tidak berhasil menghindari serangan mendadak tersebut. Kulit tangan, kaki dan pipinya terkena sabetan kuku makhluk tersebut hingga mengeluarkan dari segar yang menyatu dengan air. Ujung ekor Siren juga berhasil melukai punggung Felen, mencabik gaun indahnya sampai tak berbentuk lagi.
1017.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 444 kali sebagai sukuna finger
Tampilkan Ulasan (34)
Baca
+Pustaka
Fit
Keren banget ceritanya my lord. kenapa aku baru tau ada cerita ini. aku suka banget sama setiap dialognya Leon. entah kenapa setiap aku baca tuh kayak denger suara aslinya. kayaknya aku kebanyakan ngehalu
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Mantiko Sati - Kitab 1: Harimau Dewa

Mantiko Sati - Kitab 1: Harimau Dewa

Tiga orang itu sama-sama terlempar ke belakang dalam beberapa langkah. “Kurasa tidak!” Masuga kembali menyeringai. Dua cakar tangannya itu terlihat aneh, jari telunjuk dan jari tengahnya lebih maju dari tiga jari lainnya, di masing-masing tangan. Sedangkan bagi Daro sendiri, sepuluh kuku di jari tangannya terlihat memanjang dari sebelumnya. Memanjang dan seolah terbakar sebab terlihat sangat merah seakan-akan berbalut lidah api.
9.8105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai sukuna finger
Tampilkan Ulasan (41)
Baca
+Pustaka
Srigede Hanif
saya lihat banyak novel baru yang rilis, tapi ko yg Sibunian Tongga terkesan tidak dlirik sama pihak GN,, apakah sesulit itu untuk mnerbitkan novel baru dsini?, babang Tothor ayo dong lebih smangat lagi ngajuinnya biar novel Sibunian Tongga sgera rilis, sdikit kurang sabar nih nunggunya, T.T
malapalas
BACA novel berjudul :CEWEK AGRESIF VS COWOK POLOS. kalian akan menemukan dari percintaan remaja sampai dewasa yang bakal bikin kita gemas sendiri, seru, ketawa ngakak bahkan geregetan dan terharu setelah beberapa tokoh bermunculan semua. Jangan lupa vote dan komen ya. Mksh.
Baca Semua Ulasan
SUSUK JAIPONG

SUSUK JAIPONG

“Iya, ya sudah Aku akan memasang dua susuk emas ke dalam tubuhmu, dan Aku yakin kau telah paham dan mempelajarinya.” “Iya Abah.” Sekitar setengah jam aku mendengar abah Anom komat-kamit membaca mantra-mantra dengan bahasa sunda yang sangat halus sekali, dan banyak kata yang tak aku mengerti. Dua susuk kecil lempengan emas dia masukan ke wajahku, satu di pipiku dan satu tepat di bawah bibirku. “Neng Tari, ini pasang susuknya sudah berhasil. Uang maharnya 5 juta ya Neng.”
1010.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 252 kali sebagai sukuna finger
Baca
+Pustaka
Dear Suami Butaku

Dear Suami Butaku

Setelah beberapa saat, terdengar suara di seberang sana. “Halo, Luna? Bagaimana kabarmu?” Terdengar suara Sekar yang lembut tapi Luna langsung menyerbunya dengan pertanyaan. “Ibu! Apa kamu berbohong padaku? Kamu bilang kalau tuan muda itu lumpuh dan buta. Dia juga lemah dan sakit-sakitan. Umurnya hanya tinggal beberapa bulan. Itu sebabnya aku kabur dari rumah. Kenapa sekarang dia bisa berdiri dan melihat??”
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai sukuna finger
Baca
+Pustaka
KUTUKAN LELUHUR

KUTUKAN LELUHUR

Kini duduk bersila di tengah-tengah saung, dan semua tangan kita memegang jelangkung yang menjadi penyebab dari apa yang dia alami sekarang, Juga, ada satu tangan lagi yang ikut memegang jelangkung tersebut, sebuah tangan yang lebih kecil dari kita berempat, tangan yang sangat kurus, dengan kuku yang sedikit agak panjang dan tajam juga kotor. Tangannya berwarna putih pucat seperti mayat, dengan urat-uratnya yang sudah menghitam dan terlihat jelas oleh semua orang yang duduk di dalam saung itu.
10126.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.3K kali sebagai sukuna finger
Tampilkan Ulasan (35)
Baca
+Pustaka
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
mizall works
weleh itu udah 70an aja gem vote nya, kirain bakal bisa nyalip ke nomor 1 dengan cepat wkwkwk. sukses terus kang berkarya. salam dari kami di batam main" atuh kesini mungkin bisa dapat referensi novel baru haha
Baca Semua Ulasan
SUSUK JARUM EMAS

SUSUK JARUM EMAS

Mbah yang berwajah horor berdiri dan mengambil susuk yang paling bagus. "Nah, ini susuk yang paling dahsyat, namanya susuk jarum emas, pasangnya di wajah," Mbah menjelaskan. "Harganya lebih mahal dari yang biasa, bagaimana? Mau yang ini atau yang biasa saja," Mbah memberikan pilihan. Fani mencolek serta menatap Siska dan memberi kode kepada Siska agar berbicara. "Emm ... Ya sudah Mbah, susuk jarum emas saja yang penting paling bagus ya, Mbah, masalah harga tidak masalah," Siska berbicara dan sudah menentukan pilihannya.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai sukuna finger
Baca
+Pustaka
Seribu Pintu Sindukala

Seribu Pintu Sindukala

Dari sela-sela lakban yang menutupi mulutnya, keluar cairan keruh berbau, dan Muria tersedak muntahannya sendiri. * * * Langit kelabu menurunkan rintik embun, berjatuhan ke permukaan kulit Sindukala yang telanjang. Matanya membuka lebar-lebar, jarinya menyentuh darah kering di sekitar bibir dan wajahnya yang perih dan bengkak. Rerumputan dan kerikil menggelitik punggungnya, dan di sampingnya, api unggun itu sudah mati. Ia mengangkat kepalanya, mendapati Marsala yang tergeletak tidak sadar, agak jauh di depannya.
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai sukuna finger
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status