Menuju Matahari
Wiwien Wintartojaka sembung bawa goloknovel lelaki tak terlihat kayamodel golok kerenrambut pendek lelaki
Langit berwarna ungu jingga, membentuk paduan warna yang luar biasa memukau bersama matahari.
“Tahu tidak apa bedanya senja dan kau?”
Pratiwi menoleh, tertawa. Entah sejak kapan, Wisnumurti ada di belakangnya. Mata orang itu sembab dan berkantung, sesudah dipakai tidur tanpa henti sejak tadi pagi.
“Apa?”
“Senja berlalu. Kau tidak.”