Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Renjana (Airin dan Hardian)

Renjana (Airin dan Hardian)

Ia terus semangat mengaduk semen meski perutnya keroncongan karena sedari pagi belum makan berat, hanya segelas kopi pahit dan sepotong roti pemberian Imam teman kerjanya tadi saat sampai, tidak mampu mengganjal perut dan tubuhnya yang dipakai untuk bekerja keras. Kulitnya coklat terbakar matahari, peluh menetes dari pelipis juga punggung, terlihat dari kaosnya yang basah. Hardian bersemangat karena hari ini ia gajian. Airin pasti senang kalau uang gajinya lebih, mengingat itu ia seolah-olah lupa kejadian tadi pagi. Baginya, Airin adalah perempuan yang sangat berharga, ia sadar belum bisa membahagiakannya. Maka dari itu ia tak akan menyerah menghadapi realitas kehidupan yang melelahkan ini.
2.5K viewsOn holdAdded to Library 78 Times as hard work paid off
Read
+Library
SANG MENANTU HARTAWAN

SANG MENANTU HARTAWAN

kesal Puspa. “Aku yang bayar! Apa susahnya mengucapkan terima kasih?” “Susah. Itu sangat susah. Kamu sudah membantuku kemarin. Aku tidak bisa menerima lebih banyak lagi bantuan. Bagiku, aku harus bekerja untuk mendapatkan upah. Aku tidak biasa menerima uluran tangan orang terus menerus. Kalau bukan karena keadaan yang sangat memaksaku, aku juga tidak akan menerima uangmu kemarin,” tolak Puspa.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 24 Times as hard work paid off
Read
+Library
SAAT ISTRIKU MINGGAT

SAAT ISTRIKU MINGGAT

protes Maya. "Kita akan membayar utang perbulan, May. Menggunakan gajiku dan gajimu." Maya semakin mendelik. "Apa? Ah, ogah Mas! Aku yang kerja keras, kok aku nggak menikmati gajinya?" tanya Maya kesal.
1035.2K viewsCompletedAdded to Library 774 Times as hard work paid off
Read
+Library
Pembalasan Istri Sah: Identitas Tersembunyi Rani

Pembalasan Istri Sah: Identitas Tersembunyi Rani

Tapi mereka bisa kuat, dan bahkan tetap bersyukur dengan apa yang mereka dapat dengan hasil keringat mereka sendiri. Mencari uang halah itu tidak mudah, apalagi jika kita tidak punya koneksi. Semuanya akan terasa begitu berat. Baru hari pertama bekerja, Tedi sudah mengheluh karena tidak kuat. Dia terbiasa bekerja di pabrik dengan posisi yang enak, tapi itu semua berkat campur tangan sang mantan istri. "Pekerjaan ini terlalu berat, gak kaya kerja di pabrik, lebih enteng." Ucap Tedi sambil membanting baju kotor nya.
1.5K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as hard work paid off
Read
+Library
PEMBALASAN DENDAM SANG PUTRI SINDEN

PEMBALASAN DENDAM SANG PUTRI SINDEN

"Ya, sekarang Wage sudah mulai sibuk lagi mengurusi usahanya. Sejak memiliki penghasilan sendiri, dia sudah tidak mau lagi menerima bayaran dari Ayah. Padahal seharusnya ayah memberinya upah untuk tugas menjaga, sekaligus mengantar jemput kamu saat bekerja. Tapi dia menolak upah yang Ayah berikan. Padahal selama waktunya banyak tersita untuk menemani kamu, dia harus memberi gaji lebih pada karyawan yang ia percayai untuk mewakilinya dalam menjalankan usaha yang ia kelola." "Ya Ayah, tapi sekarang Mas Wage sudah memiliki lebih banyak waktu karena tugasnya hanyalah menjemput Lintang sepulang kerja."
1013.4K viewsOngoingAdded to Library 362 Times as hard work paid off
Read
+Library
Transmigrasi: Tebusan dalam Diri Radit

Transmigrasi: Tebusan dalam Diri Radit

Ia menutup hari dengan satu tekad baru: “Orang boleh meremehkanmu, tapi kerja kerasmu tak akan pernah mengkhianatimu.” Rahayu kembali ke rumah dengan hati campur aduk—lelah tapi puas. Ia tahu, proses ini belum selesai. Masih banyak perusahaan yang harus ia datangi, banyak penolakan yang harus diterima, dan banyak sikap sinis yang harus dihadapi. Tapi setiap langkah membuatnya semakin dekat dengan tujuan: menjadi pria yang bertanggung jawab, ayah yang baik, dan penebus masa lalu.
1.0K viewsOngoingAdded to Library 33 Times as hard work paid off
Read
+Library
AMBISI IBU MERTUA

AMBISI IBU MERTUA

Meski tubuhnya masih lebam akibat pertarungan semalam, pria itu tetap tegak. ​"Nad, hidup itu seperti membangun rumah," ujar Pak Hardi lembut sambil menghampiri istrinya. "Hari ini aku dan pekerja akan melanjutkan pembangunan rumah tipe tujuh puluh di sebelah. Kadang kita harus menggali tanah yang dalam dan kotor sebelum bisa mendirikan tiang yang kokoh. Jangan menyerah dengan usahamu."
101.8K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as hard work paid off
Read
+Library
Istri Cantik Pilihan Mamaku

Istri Cantik Pilihan Mamaku

Kerja keras mereka meyakinkan perusahaan itu tidaklah sia-sia. “Akhirnya, nglembur dan kerja keras kita terbayar juga.” Ardhan menyambut berita itu dengan perasaan lega. “Selamat untuk kita semua, khususnya kamu, Nay. Ini proyek pertama yang kau juga terlibat. Semoga di proyek-proyek selanjutnya akan sukses terus.” Naysila mengamini ucapan Ardhan. Dia kemudian jadi terusik karena setelah semua ini beres, Ardhan akan cabut dari perusahaan ini.
1056.3K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as hard work paid off
Read
+Library
Badut di Lampu Merah Itu Ternyata Istriku

Badut di Lampu Merah Itu Ternyata Istriku

Alhamdulillah, karena akhirnya aku bisa memiliki penghasilan dari jerih payah sendiri. "Uang ini hak kamu karena seharian sudah panas-panasan mencari rezeki. Ibu salut sama kamu, Ning. Hamil besar, tapi semangatmu luar biasa." Bu Wati mengembalikan uang tersebut ke tanganku Aku memang harus semangat, apalagi setelah melihat kelakuan Mas Heru seperti tadi.
1013.1K viewsCompletedAdded to Library 339 Times as hard work paid off
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status