Skenario Perjodohan Bisnis
Sebuah surat berada di tangan Magnus, pria paruh baya itu menghela napasnya dengan lega karena Naomi masih mau menghubunginya meski harus melalui surat.
Dengan tangan lemah Magnus membuka amplop putih itu dan mengambil secarik kertas berisi tulisan tangan Naomi yang di tujukan kepadanya.
Untuk ayah, dari Naomi.
Ayah, saat aku sedang menulis surat ini, percayalah aku sedang baik-baik saja. Aku tersenyum, makan dengan baik, tidur dengan nyenyak dan aku tidak banyak merepotkan orang lain.