Tiba-tiba Menikah Dengan Mantan
Satu malam, saat merapikan laci tua di rumah lama orang tuanya, Revan menemukan sebuah surat tangan dari ayahnya, yang disimpan rapi dalam amplop kecil cokelat, bertuliskan,
"Untuk Revan. Jika kamu membaca ini, berarti aku dan Mama-mu sudah pergi."
Dengan tangan bergetar, Revan membuka surat itu dan membacanya pelan.
“Nak, kamu adalah anak yang kami banggakan. Jika suatu hari harta ini menjadi rebutan, jangan sampai kamu hancur karenanya. Tetaplah berjalan dengan hati yang jujur. Jangan takut kehilangan. Karena apa yang kita jaga dengan cinta, akan bertahan lebih kuat dari apa pun yang kita pertahankan dengan amarah.”
Hot Chapters