Di Ambang Gila
"Ini... ini adalah kita. Ini abadi. Ini sempurna."
Mereka berdiri di sana untuk waktu yang lama, saling berpelukan, memandangi karya seni yang sekaligus merupakan sebuah proposal, sebuah pernyataan, dan sebuah janji.
Itu mungkin bukan proposal yang konvensional. Tapi tidak ada yang konvensional tentang mereka. Mereka adalah sebuah kolaborasi—sebuah simbiosis yang indah dan gila antara seni dan sains, antara rasa dan data, antara dua orang yang menemukan bahwa cinta, pada akhirnya, adalah pola yang paling kompleks dan paling memuaskan untuk dipecahkan—tidak untuk dikendalikan, tetapi untuk dirayati, bersama-sama, selamanya.
Bab Populer