Terjebak Gairah Siluman
Wulan mengusap dada Broto, matanya yang sayu menatap memohon.
"Tagor, bawa dia ke butik bawah. Beli apa pun yang paling mahal, paling ketat, dan paling menunjukkan apa yang kita punya. Aku ingin William Sanjaya tidak bisa berkedip saat melihatnya."
Tagor berdiri, merapikan kemeja hitamnya yang sudah bersih dari noda darah.
"Siap, Mbah. Aku akan pastikan dia terlihat seperti dewi yang jatuh dari langit, bukan perempuan murahan dari gudang tua."