ZOE
Mata Guru Tami berpindah menatap lukisan Chichi, "Sedang Kazuo, aku mengenalnya saat Chikusou masih sebatas perkumpulan preman pasar yang suka merampas hasil dagang, menyelundupkan narkoba dan mengedarkan senjata ilegal di Tokyo. Kalau diingat-ingat, ayahmu itu benar-benar menakutkan, Kei. Matanya selalu merah, bibirnya jarang berbicara selain umpatan dan seringaiannya selalu kasar. Siapapun yang mendengar langkah kakinya akan lari tunggang langgang."
"Bisnis Tuanku bergerak dibidang yang sama dengan Kazuo, Kei. Ia selalu menganggap Kazuo sebagai batu sandungan." Guru Tami menatapku sejenak, "Akhirnya suatu hari, ia memerintahku untuk membawak kepala Kazuo ke hadapannya."
Hot Chapters