Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri Kontrak Sang CEO yang Pergi Saat Mengandung Anaknya

Istri Kontrak Sang CEO yang Pergi Saat Mengandung Anaknya

Itu lebih berbahaya, karena pengaruh tidak bisa dibuktikan secara administratif—ia hanya bisa ditakuti. Clara memandang lampu kota dari balik jendela. Diskusi hari ini sama sekali bukan tentang masa lalu atau kesalahan yang mungkin ia buat. Itu tentang masa depan, dan siapa yang paling berhak mengaturnya. Sistem mulai mengatur ulang papan catur, namun Clara sudah memastikan satu hal: ia bukan lagi bidak yang bisa digerakkan dengan mudah oleh rasa takut.
975 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai talk about our future like we had a clue
Baca
+Pustaka
Ketika Sang Adipati Berlutut di Bawah Kakiku

Ketika Sang Adipati Berlutut di Bawah Kakiku

"Hah?!" Xin jian mengernyit pelan. "Apa perkataan yang tiba-tiba itu?" Aku terdiam, kembali duduk dengan tenang. bagaimana cara menjelaskannya, ya? Akan sulit dimengerti kalau aku terang-terangan bercerita padanya tentang kehidupan masa laluku. Lagipula yang Xin Jian tahu hanyalah, aku mungkin bisa memprediksi masa depan.
1045.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai talk about our future like we had a clue
Baca
+Pustaka
Duchess : Terlahir Kembali Demi Dendam

Duchess : Terlahir Kembali Demi Dendam

Lalu butuh waktu mencerna tentang apa yang sebenarnya dimaksud oleh Bree. “Kau benar-benar bisa melihat masa depan?” Rad mengulang kesimpulan yang kemarin. Kesimpulan konyol yang seharusnya tidak benar. Tapi mendengar Bree kembali mengulang hal itu, membuat Rad tiba-tiba merasa jika itu bisa jadi mungkin. “Seandainya semudah itu. Tapi tidak aku tidak bisa melihat masa depan. Aku hanya tahu apa yang akan terjadi di masa depan."
9.537.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai talk about our future like we had a clue
Baca
+Pustaka
Menantu Sampah Pura-pura Bodoh

Menantu Sampah Pura-pura Bodoh

Mereka berbicara tentang berbagai hal, dari kehidupan sehari-hari hingga rencana masa depan. Semua terasa begitu alami, seolah-olah tidak ada rahasia besar yang mereka sembunyikan. Namun, di balik senyum dan candaan, masing-masing dari mereka tahu bahwa ada hal-hal yang harus diselesaikan. Mereka bersiap-siap untuk waktu yang akan datang, ketika kebenaran akan terungkap dan rencana akan berjalan sesuai dengan yang mereka harapkan.
1016.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 462 kali sebagai talk about our future like we had a clue
Baca
+Pustaka
Di Ambang Gila

Di Ambang Gila

Dan untuk pertama kalinya, masa depan itu terasa tidak seperti sebuah pertahanan, tetapi seperti sebuah undangan. TBC
923 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai talk about our future like we had a clue
Baca
+Pustaka
Di Balik Kantor CEO: Cinta yang Tak Terucapkan

Di Balik Kantor CEO: Cinta yang Tak Terucapkan

Suara langkah kaki mereka beradu dengan riuhnya kota yang tak pernah tidur. "Kita pernah bicara tentang masa depan, Clara," kata Kieran, suara lembut namun penuh makna. "Apa yang kamu bayangkan untuk kita?" Clara memandang langit malam yang penuh bintang, lalu menatap Kieran. 'Mungkin sekarang adalah saat yang tepat untuk membuka diri lebih dalam lagi.' "Sebenarnya, Kieran," kata Clara, "Aku sudah mulai membayangkan masa depan yang lebih jelas. Mungkin kita bisa lebih dari ini—lebih dari sekadar tim kerja. Kita bisa... menjadi lebih, bukan?"
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai talk about our future like we had a clue
Baca
+Pustaka
Aster [Indonesia Ver.]

Aster [Indonesia Ver.]

“Kak udah deh, gak usah bahas semut.” “Jadi mau bahas apa? Masa depan kita?”
103.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai talk about our future like we had a clue
Baca
+Pustaka
Office Girl Kesayangan CEO Tampan

Office Girl Kesayangan CEO Tampan

Bukankah lebih baik kita membahas masa depan? Deg! "Apa maksudmu dengan masa depan?"
1037.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 743 kali sebagai talk about our future like we had a clue
Baca
+Pustaka
Sengketa Hati Mantan Suami

Sengketa Hati Mantan Suami

"Terima kasih sudah datang." Laksmi mengangguk, mencoba menahan air matanya yang hampir menetes. Mereka berdua duduk di sofa yang berseberangan, memandang satu sama lain dengan ekspresi yang penuh ketidakpastian. "Apa yang ingin kamu bicarakan, Jaka?" tanya Laksmi, mencoba menenangkan diri. Jaka menarik napas dalam-dalam sebelum menjawab. "Kita harus bicara tentang masa depan kita, Laksmi," ujarnya perlahan, tetapi dengan tegas. "Aku tidak yakin lagi tentang kita."
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai talk about our future like we had a clue
Baca
+Pustaka
Jatuh dalam Pesona Ayah Tiri Berengsekku

Jatuh dalam Pesona Ayah Tiri Berengsekku

"Aku tidak pernah menyangka akan ada hari di mana aku tidak perlu lagi menoleh ke belakang karena takut." ​Nickollas mempererat pelukannya, mencium puncak kepalaku dengan lama. "Jangan pernah menoleh lagi, Selena. Masa depan kita ada di sini, di dalam pelukan ini. Besok, kita akan bangun di rumah yang hanya berisi tawa Kimberley dan tendangan bayi kita. Tidak ada lagi kontrak. Hanya kita."
4.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai talk about our future like we had a clue
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
8
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status