TUMBAL PENGANTIN
Pohon tersebut berbentuk bonsai, bunganya berwarna merah merona dan memukau mata.
Perlahan-lahan Pak haji menyentuh bunga kertas itu.
"Pak, itu bunga kesayangan Mama, jangan disentuh," pinta Edwin.
"Gimana kalau kita tebas sekarang," sahut Pak haji.
"Aduh, gak usahlah ditebas, kalau Ibu suri marah pasti rumah kayak kiamat," keluh Erwin.
Akhirnya, Pak haji mengalah demi menghindari perdebatan. Beliau memutuskan untuk menutup lubang di atap terlebih dahulu sebelum pulang dan menyiramkan air yang sudah dia doakan di area belakang.
Hot Chapters