Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mantan Tampanku Di Pintu Sebelah

Mantan Tampanku Di Pintu Sebelah

ungkap Dino yang membuat Seina tercengang. Seina kemudian menghubungi Darel, tetapi lagi-lagi panggilannya dialihkan. Seina hanya bisa menatap layar ponselnya yang terus gagal menyambungkan panggilannya. *** Dentuman musik menghipnotis para pengunjung klub malam xx, mereka berlenggak-lenggok tubuhnya di atas lantai dansa. Tanpa beban pikiran dan tanpa rasa malu sedikit pun mempertontonkan sesuatu yang ada pada diri mereka.
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai tampan street bar
Baca
+Pustaka
Merebut Hati CEO Tampan

Merebut Hati CEO Tampan

tanya Bram yang ternyata menikmati juga bermain Odong-odong. Vino mengangguk dan Bram pun membayar uang sewaan Odong-odong kepada si pemilik sewaan tersebut tersebut. Bram dan Vino lantas menuju ke sana. Baru saja mereka hendak bermain ayunan, terlihat ada wanita yang lebih duduk menduduki ayunan itu. Wajahnya ditutupi oleh masker mulut dan kacamata. Sehingga, mas Bram tidak mengenalinya. “Yah... Sudah keduluan Pa sama Tante itu” ujar Vino cemberut.
104.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 179 kali sebagai tampan street bar
Baca
+Pustaka
ISTRI LUGU MANDOR TAMPAN

ISTRI LUGU MANDOR TAMPAN

Aku yang sedianya ingin menanyakan tentang apa yang terjadi tadi, malah sekarang hanya bisa diam terpekur, terlebih ketika mendapati wajah Mas Bara yang terkesan dingin, benar-benar menciutkan nyali. Bahkan sekarang saja kami berada di sebuah ruangan tertutup, sebuah private room dari sebuah restoran mewah di salah satu sudut Ubud yang selalu eksotik. Tersembunyi dari segala keramaian, karena di tempat ini hanya ada kami berdua. “Apa kamu tadi menikmati pertunjukan tari tadi?” tanya Mas Bara yang sekarang sudah mulai memberikan segenap perhatian padaku setelah tadi dia hanya memfokuskan diri pada gawai di tangannya.
9.664.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai tampan street bar
Baca
+Pustaka
Tergoda Hasrat si Presdir Tampan

Tergoda Hasrat si Presdir Tampan

Padahal, kalau Suci mau, Rangga bisa saja membeli Kapal untuk makan malam romantisnya. "Kapal selam yang aku maksud itu Empek-empek Palembang, Mas! Itu makanan…bukannya Kapal di Laut!" protes Suci dengan bibir manyunnya. Rangga menatap tak percaya. Ternyata ada makanan yang dinamai demikian. Rangga melirik sekilas ke arah waiters yang terlihat menahan senyumnya. "Ya sudah, Saya pesan Udang asam manis, untuk minumnya dua Lemon tea." Setelah mendapatkan hasil pesanan, waiters tersebut segera meninggalkan meja yang ditempati Rangga dan Suci.
1018.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 515 kali sebagai tampan street bar
Baca
+Pustaka
Menjadi Pengantin Pengganti Untuk Tuan CEO

Menjadi Pengantin Pengganti Untuk Tuan CEO

“Baiklah, Chef Tokyo. Tapi jangan sampai aku pulang dengan perut meledak.” Daniel tertawa, dan mereka pun berjalan beriringan menyusuri jalan taman. Restoran Tanpopo’s terletak di sudut jalan berbatu yang tenang, jauh dari hiruk pikuk pusat kota London. Cahaya lampu gantung berwarna kuning keemasan menyinari interior kayu hangat yang penuh sentuhan Jepang modern. Saat Aluna dan Daniel masuk, jam sudah menunjukkan pukul delapan malam.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai tampan street bar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status