Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Rahim untuk Suamiku

Rahim untuk Suamiku

Tidak membutuhkan waktu lama, kini aku sudah duduk berdampingan dengannya. "Cuma ada kaos di sini. Gak masalah, kan?" "Enggak, Mas," jawabku cepat. "Ini handuknya." Mas Arya menumpuk handuk di atas kaos putih baru. Sejenak aku termenung, melihat lipatan handuk yang tebal dan utuh seperti belum tersentuh air hujan sedikit pun.
5.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 215 kali sebagai tante pakai handuk
Baca
+Pustaka
Sistem Sakti Pendekar Menara Nirwana

Sistem Sakti Pendekar Menara Nirwana

Lalu dengan santai, Xue Er melintas di hadapan Zhu Lian dengan hanya menghalangi bagian depan tubuhnya menggunakan handuk yang terlalu mini untuk bentuk tubuhnya. Handuk berwarna biru muda tersebut tak mampu menutupi bagian belakang tubuhnya. Xue Er terpaksa memeganginya, walau tetap saja, bokongnya terlihat. “Permisi, Kak. Aku mandi dahulu … jangan keluar dari kamar tanpa diriku!”
9.955.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai tante pakai handuk
Baca
+Pustaka
ISTRI TITIPAN

ISTRI TITIPAN

"Sana mandi!" Refleks aku menangkapnya. "Kenapa harus pakai handuk kamu? Lagian ini juga rada basah, gak enak dipakai," protesku sembari menggenggam handuk. Pak mendengus. "Banyak protes! Di kamar hotel ini hanya ada satu handuk, jadi harus gantian. Kalau kamu gak mau bekas aku juga gak apa-apa, aku juga gak maksa," paparnya sembari mencoba menarik handuk dari langsung menarik balik handuk itu. "Iya iya, aku mau kok mandi pakai handuk ini!"
106.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai tante pakai handuk
Baca
+Pustaka
VIDEO PERNIKAHAN SUAMIKU

VIDEO PERNIKAHAN SUAMIKU

pinta Reni lagi. Gegas aku kembali mengguyur seluruh tubuhku memakai sabun di luar baju yang penting meresap ke dalam karena tidak ada sampo aku menggunakan sabun mandi ini untuk mencuci rambutku. “Ini pakai!” Reni hendak melempar handuk yang dibawanya. “Maaf, Ren, aku begini saja tidak usah pakai handukmu.” “Oh, iya, aku paham.”
10146.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.3K kali sebagai tante pakai handuk
Baca
+Pustaka
Berawal Dari Terpaksa, Berakhir Saling Mencinta

Berawal Dari Terpaksa, Berakhir Saling Mencinta

tanya Melviano mengerutkan kedua alisnya. “Ambilkan handuk, di sini handuk atau bathdrobe tidak ada,” kata Kaila sambil meringis tidak enak. Kenapa dirinya bisa kelupaan tidak membawa handuk sih. Dengan gerakan cepat Melviano mengambil handuk yang terjemur. “Nih.” “Makasih, Mel.” “Hmm.”
1013.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 524 kali sebagai tante pakai handuk
Baca
+Pustaka
Istri Muda Kesayangan Paman CEO

Istri Muda Kesayangan Paman CEO

gerutu Adipati yang tengah duduk di kursi kamar sembari menunggu istrinya selesai mandi. Tidak lama kemudian, Sarah keluar dari kamar mandi. Ia jauh terlihat segar. Sarah berjalan ke arah lemari pakaiannya, dan mengambil sebuah handuk baru berwarna putih. "Paman, ini handukmu. Mandilah." Adipati menerima handuk yang sarah sodorkan padanya. "Tapi aku sudah mandi tadi." "Tapi kau baru saja berjalan jauh, badanmu pasti lengket. Mandilah agar ketiakmu tidak bau."
1024.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 882 kali sebagai tante pakai handuk
Baca
+Pustaka
Pelakor XXL

Pelakor XXL

Terlalu menikmati permainan sampai mencapai puncak klimaks dan buat ia jadi lupa diri. "Rey apa sih?! Jangan aneh-aneh kamu." Jun kemudian segera mengambil handuk yang berada di gantungan ia melilitkan pada bagian bawah tubuhnya. "Kamu tadi ke sini mau ketemu sama perempuan lain? Bisa-bisanya Kamu nyebut nama perempuan lain saat kamu lagi sama aku Mas? Indi? Kamu lupa sama nama aku Mas? Hmm?" Indi bertanya, wanita itu juga berjalan Seraya mengenakan handuk kimono yang ia letakan di gantungan tadi.
8.76.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 196 kali sebagai tante pakai handuk
Baca
+Pustaka
Dalam Pelukan Tuan Ganendra

Dalam Pelukan Tuan Ganendra

Liona berusaha membenarkan midi dress yang ia pakai, agaknya ia merasa tidak nyaman karena bagian bahu nya sedikit terekspos. “Tan, apa tidak ada baju yang lain?” Liona memberanikan diri bertanya, ia sangat tidak merasa nyaman, sesekali ia menutupi bahu dengan tangan. Bukannya menjawab, Imelda malah menarik lengan keponakannya, tubuh Liona di putar ke kanan dan ke kiri sambil tersenyum penuh makna. “Tidak ada, ini sudah pas!”
437 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai tante pakai handuk
Baca
+Pustaka
Sentuhan Malam Tante Tersayang

Sentuhan Malam Tante Tersayang

Setiap malam aku pasti mencari film, lalu diam-diam melampiaskannya menggunakan stoking tanteku sebelum menaruhnya kembali ke mesin cuci. Tante adalah seorang pramugari. Hal pertama dilakukannya setelah pulang kerja adalah melepas stoking. Dia memiliki wajah berbentuk oval dengan kulit yang putih dan lembut, terutama kedua gunungnya yang bahkan seragam pramugarinya tidak mampu membendungnya, sampai kancing bajunya seolah hampir meledak. Hanya dengan membayangkan tubuhnya di dalam kepala saja, sudah cukup untuk membuatku mengeluarkan cairan.
5.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 204 kali sebagai tante pakai handuk
Baca
+Pustaka
Pengobatan Menggairahkan Kakak Tiri

Pengobatan Menggairahkan Kakak Tiri

"Pelan ... pelan sedikit. Ini terlalu berlebihan. Aku nggak sanggup menahannya lagi ...." Tangan kakak tiriku itu diselimuti dengan sabun mandi yang licin. Dia mengusap-usap dadaku dengan gerakan tidak teratur, membuatnya menjadi berbagai macam bentuk. "Chika, Kakak sedang membantu memberimu pengobatan." Kemudian, dia menekanku ke dinding yang dingin, lalu membuka kedua kakiku yang sudah lama basah ....
5.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 185 kali sebagai tante pakai handuk
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status