Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jejak di Antara Kita

Jejak di Antara Kita

Pohon-pohon tampak bergerak, bayangan aneh melintas di antara pepohonan, dan suara bisikan yang tidak dapat dipahami terdengar di telinga mereka. "Aku tidak suka tempat ini," Kaira berkata, suaranya gemetar. "Aku juga," Ezra menjawab. "Tapi kita tidak punya pilihan lain. Kita harus terus maju." Namun, langkah mereka terhenti ketika mereka menemukan sebuah tanda besar yang terpancang di tengah jalan setapak. Tanda itu terbuat dari logam tua, dan di atasnya tertulis sebuah kalimat dengan huruf besar:
1.4K viewsCompletedAdded to Library 57 Times as tapak jejak
Read
+Library
Terjebak Menjadi Istri Sang Bos

Terjebak Menjadi Istri Sang Bos

Pacing di dalam kamar itu mendadak melambat, menyisakan hanya suara napas Yudha yang berat dan gemericik air yang masih menyala di dalam. Yudha tidak memedulikan uap yang membasahi keningnya. Ia menatap lekat-lekat ukuran jejak tersebut. Jejak itu lebar, panjang, dan memiliki pola gerigi yang kasar, pola yang hanya dimiliki oleh sepatu taktis berkualitas tinggi yang digunakan untuk memanjat medan ekstrem.
105.5K viewsCompletedAdded to Library 218 Times as tapak jejak
Read
+Library
Ellipsis

Ellipsis

"Siap, Dan!" Semuanya terasa seperti tanpa harapan. Tak ada petunjuk selain jejak tapak sepatu yang dianggap mencurigakan. AKP Marwan kali ini benar-benar berharap jika jejak itu adalah hasil cetak tapak sepatu limited edition yang hanya dimiliki oleh segelintir orang.
103.7K viewsOngoingAdded to Library 107 Times as tapak jejak
Read
+Library
Dekapan Panas Empat Suami Binatang Perkasa

Dekapan Panas Empat Suami Binatang Perkasa

"Raja Ignis! Di sana ada jejak!" Mereka mendarat di tanah. Ignis berjalan di depan, matanya mengamati tanah yang rusak. Bekas cakar monster terlihat jelas, dalam dan lebar. Tanah di sekitarnya hangus, seperti terkena api. "Terus ikuti jejaknya," perintah Ignis. Mereka berjalan menyusuri jejak itu, melewati semak-semak, melewati pepohonan yang tumbang. Jejak itu semakin lebar, semakin dalam, semakin mengerikan.
1016.1K viewsOngoingAdded to Library 564 Times as tapak jejak
Read
+Library
Jejak Dusta di Rumah Kita

Jejak Dusta di Rumah Kita

Jadi, walau cukup aktif di media sosial, kadang dia sering ketinggalan informasi mengenai teman-temannya. Wanita itu menggertakkan gigi saat melihat foto yang diunggah oleh Amanda tertanggal beberapa hari yang lalu. Amanda mengunggah foto dua gelas teh dan setoples rengginang di atas meja. Bukan minuman dan cemilan ringan itu yang menarik perhatian Jelita, melainkan rak sepatu yang menjadi latar belakang. Sepasang sepatu yang terletak di rak paling atas membuat dadanya berdesir. Sepatu coklat tua yang ia kenali sebagai milik Galih. Meski hanya terlihat sebagian, detailnya terlalu mencolok untuk diabaikan.
1020.6K viewsOngoingAdded to Library 742 Times as tapak jejak
Read
+Library
Kulepaskan Suami Berengsekku

Kulepaskan Suami Berengsekku

Susan melangkah pergi, sementara matanya mencari jejak di tanah. Secara logika, setelah menginjak tanah sekali, telapak kaki juga akan meninggalkan sedikit jejak.
8.9144.3K viewsCompletedAdded to Library 5.6K Times as tapak jejak
Read
+Library
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

Penulis yang Diundang 1. Langkah dari Masa yang Belum Ditulis Langkah kaki terdengar dari arah makam tua di belakang pesantren. Tidak tergesa, tapi juga tidak lambat. Setiap jejaknya meninggalkan bekas bercahaya di tanah, seolah bukan kaki manusia yang menyentuh bumi, melainkan tinta yang menulis langsung di atas realitas.
2.6K viewsCompletedAdded to Library 76 Times as tapak jejak
Read
+Library
Jejaka Emas

Jejaka Emas

Kembali keduanya terdiam dalam hening, sama-sama berfikir keras mengenai hal itu. “Ah! Pusing eyang. Tak usaha repot-repot dah. Aku akan memakai namaku sendiri saja. J.E.J.A.K.A!” kata Jejaka mengeja namanya. Begawan Tapa Pamungkas menatap kearah Jejaka dengan kening berkerut.
1012.0K viewsOngoingAdded to Library 323 Times as tapak jejak
Show Reviews (17)
Read
+Library
KSATRIA PENGEMBARA
Remake JEJAKA EMAS sudah terbit ya All. Berjudul PENDEKAR KERA SAKTI (Sang Pewaris Para Dewa) Mengisahkan ttg seorang pemuda bernama Baraka dalam menjalani ujiannya sebagai manusia untuk naik ke langit menjadi dewa. Mampukah Baraka menjadi seorang dewa. Nantikan kisahnya dalam PENDEKAR KERA SAKTI
putri utara
Maaf ya teman2, di karenakan kesibukan ngurus baby. Verita ini sementara tak di lanjutkan dulu. tp teman2 bisa baca cerita Jejaka Emas yg udah di remake dg judul SI BUTA DARI SUNGAI ULAR Terima kasih...
Read All Reviews
Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang

Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang

Sebelum pria itu sempat membalas, bubuk penjejak yang sudah ditabur di lantai menempel ke telapak sepatunya, dan Xiao Li menggores pipinya dengan pisau kecil sambil berbisik, “Bagus. Sekarang seluruh blok akan tahu jejakmu.” Pria kedua mencoba menyalip dari sisi lain, tapi ia menginjak papan lantai yang salah. Papan itu tidak jebol, melainkan membuka celah kecil di samping yang menyemburkan uap tajam ke betisnya.
9.720.7K viewsCompletedAdded to Library 476 Times as tapak jejak
Show Reviews (14)
Read
+Library
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Alam. Selain reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam Atas, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan 3 Dewa Kuno mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Jimmy Chuu
Meskipun membaca buku ini bisa menjadi buku mandiri, namun Lore dari kisah : Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang adalah : 1. Warisan Artefak Kuno 2. Pewaris Kultivasi Iblis - Raja Kelelawar Hitam 3. Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang
Read All Reviews
Invitasi

Invitasi

Barang kali ada orang lain di pulau atau narang kali ada orang yang datang, tanda yang ditinggalkan dapat memberi mereka bantuan. Mereka mulai berjalan dengan menyeret koper masing-masing. Melewati pasir yang panas karena terpanggang sinar matahari, melewati tanah yang keras, melewati semak belukar karena memasuki bagian dalam pulau yang ditumbuhi rimbun pepohonan. Mereka mengikuti jalan-jalan yang memperlihatkan jejak pernah dilewati sebelum ini. Dengan mengandalkan jejak-jejak itu, mereka berharap bisa menemukan tempat yang tepat untuk beristirahat. “Bisa kita berhenti sebentar? Kakiku mulai pegal.” Jovita yang berjalan paling belakang semakin sering mengeluh.
9.910.1K viewsCompletedAdded to Library 354 Times as tapak jejak
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status