Jejak Cinta di Atas Abu
Namun, aku tidak ingin kembali ke sana.
Setelah berpikir, aku menunjuk botol air mineral.
Lukas mengerutkan alisnya, suaranya terdengar sedih.
"Kamu ingin aku menaburkan abu kremasimu ke laut?"
Aku mengangguk.
Lukas tersenyum dengan mata yang mulai merah.
Dia mengangguk, "Baiklah, kita makamkan di laut, biar Sandi seumur hidup nggak pernah bisa menemukan tempat untuk berziarah."