Perjalanan Waktu Sang Penjelajah Takdir
Dari dalam kabut, sepasang mata hijau menyala seperti dua bulan kecil, lalu tubuh naga raksasa perlahan terwujud—sisiknya biru kehijauan seperti air laut dalam, tanduknya melengkung seperti bulan sabit yang terbuat dari tulang purba, dan suaranya bergema seperti gemuruh gua bawah tanah yang menyimpan ribuan rahasia.
"Kau akhirnya datang, Raka dari masa depan," desis Naga Niskala, napasnya menyemburkan kabut yang bercahaya, menyapu wajah Raka dengan aroma kemenyan yang pekat.
Raka menatap naga itu dengan campuran takut dan penasaran. Ia ingin bertanya, tapi kata-kata tercekat di tenggorokan. "Apa yang kau inginkan dariku?" akhirnya ia berhasil bersuara.
Bab Populer