Silakan Urus Sendiri Ibumu, Mas!
tanya Mas Rendi berusaha menyadarkan kekeliruan Mamanya.
"Sudahlah, Mas, kamu nggak mesti sebegitunya kepada Mamamu, kasihan dia. Aku pamit pulang ya, terima kasih karena kamu berniat baik untuk memperkenalkan keluargamu. Maaf karena aku, kalian jadi berdebat, assalamualaikum," ucapku, sambil berlalu pergi dari hadapan mereka semua.