Tamu yang Tak Diundang
Aku berani karena tahu mama pasti tidak akan marah.
"Heh, kamu ini. Masa Mama dibilang tak waras. Awas saja nanti. Mama jodohin sama Tuti baru tahu rasa." Ancamannya tersebut bukannya membuatku takut, tapi malah tergelak tertawa. Lucu. Selalu saja si Tuti yang jadi andalan ancamannya padaku. Tuti itu adalah karyawati Mama yang mempunyai badan cukup besar. Sudah begitu, wanita itu suka menggunakan make up tebal dan lipstik dengan warna mencolok dan parahnya ternyata dia menyukaiku. Sering menggodaku meski terlihat bercanda. Sudah sekian kali ditegur Mama tetap saja dia dengan percaya dirinya mengindahkan peringatan bosnya. Akhirnya Mama memindahkannya ke bagian dalam agar tidak bertemu dengan