Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Remember Me, BE!

Remember Me, BE!

Berjalan menjajarinya setelah berhasil mengejar. Sementara di dalam kafe, Diva menoleh ke arah pintu. Dinding bagian depan kafe yang terbuat dari kaca membuat semua yang terjadi di depan kafe dapat terlihat dari dalam, dan karena dinding kaca itu menggunakan kaca satu arah, hanya orang-orang yang berada di dalam kafe saja yang bisa melihat apa yang terjadi di luar. Sementara yang di luar tidak bisa melihat keadaan di dalam kafe kecuali orang itu menempelkan wajah di kaca dinding kafe.
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai tasya rosmala dinding kaca
Baca
+Pustaka
Psycho Pathos

Psycho Pathos

tanya Pandu sambil menunjuk ke arah matanya sendiri sementara Gama terlalu sibuk memperhatikan keadaan sekitar. Mata Gama menangkap sebuah retakan kecil di dinding yang tampak berbeda dari dinding biasanya, dengan alasan ingin buat air, Gama izin ke toilet. Pemuda cerdas itu memanfaatkan waktunya untuk memeriksa bagian dinding rumah yang retak tersebut, ternyata sebagian besar dilapisi Glasswool. Pantas saja, tetangga mengatakan dari rumah mereka jarang terdengar suara. Benar-benar rumah idaman para orang kaya.
104.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 176 kali sebagai tasya rosmala dinding kaca
Baca
+Pustaka
Misdirected Love

Misdirected Love

Part 11.3 - Can I be selfish? Di ruang tamu bernuansa putih dengan sofa putih gading dan meja berlapis kaca. Senada dengan dinding kaca yang menghadap ke kolam yang begitu menyejukkan mata yang memandang.
4.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai tasya rosmala dinding kaca
Baca
+Pustaka
KALI KEDUA

KALI KEDUA

*** Singapore Dewo melempar gelas kaca ke dinding. Wajahnya dipenuhi emosi. Tangan-tangannya mengepal hingga menampilkan urat-urat dengan jelas. Gelas tersebut hancur berkeping-keping dan beberapa belingnya hampir mengenai kaki Mellisa. Mellisa ketakutan, ia menutup telinganya tetapi tak berani berteriak.
1047.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai tasya rosmala dinding kaca
Baca
+Pustaka
Tangan Dewa Davien: Sang Pewaris Takhta Terlarang

Tangan Dewa Davien: Sang Pewaris Takhta Terlarang

Dinding kaca tebal berteknologi kedap suara menyajikan pemandangan lanskap kota Metropolis G yang padat dengan lampu-lampu yang mulai menyala menyambut malam. Di kepala meja panjang, Davien duduk dengan posisi tegak. Wajahnya yang tampan tampak tenang, namun sepasang matanya memancarkan kedalaman yang membuat siapa saja di dalam ruangan tersebut enggan untuk menatapnya terlalu lama. Di sisi kanannya duduk Tuan Besar Pratama dan Maya, sementara di sisi kirinya ada Wira, Gunawan, dan Bara yang bertindak sebagai Kepala Divisi Keamanan.
1016.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 350 kali sebagai tasya rosmala dinding kaca
Baca
+Pustaka
Istri Kesayangan Mafia Posesif

Istri Kesayangan Mafia Posesif

tanya Theodore yang terdengar was-was. "Sudah kami pastikan, Bos. Kaca mobil ini lebih tebal dari kaca mobil anti peluru pada umumnya, jadi Anda tidak perlu khawatir," sahut asistennya. Terdengar helaan napas panjang yang keluar dari mulut Theodore, namun hal itu justru membuat Eleora bergidik ngeri. Apakah akan terjadi sesuatu? Baru saja Eleora mencoba menerka situasinya saat ini, namun tiba-tiba terdengar suara letupan tajam memecah udara, menghantam kaca jendela depan.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai tasya rosmala dinding kaca
Baca
+Pustaka
Ayo Menikah, Mas Duda!

Ayo Menikah, Mas Duda!

*** Keesokan harinya … Aster melangkah masuk ke ruangan baru itu, pintunya terbuat dari kaca buram dengan bingkai hitam matte. Dindingnya berwarna pasir lembut, dengan rak-rak minimalis dan meja kerja dari kayu jati. Satu sisi tembok dihiasi lukisan lembut pegunungan berkabut—hiasan yang dipilih langsung oleh Galih.
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai tasya rosmala dinding kaca
Baca
+Pustaka
Dimanja Suami Kontrakku

Dimanja Suami Kontrakku

Dinding kaca memantulkan bayangan perempuan-perempuan cantik yang duduk berjejer rapi di depan meja panjang, masing-masing menenteng map dan CV seperti hendak melamar pekerjaan. “Tika,” panggil Rex. “Ke ruangan saya ….” Rex mengendikan dagu ke arah ruangannya. Tika mengikuti dari belakang, tidak lupa menutup pintu. Rex langsung menghempaskan bokong di kursi kebesarannya, menatap mereka satu per satu melalui dinding kaca yang hanya bisa tembus searah, dari ruangan Rex saja. Dia lantas menekan pelipis.
1042.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai tasya rosmala dinding kaca
Baca
+Pustaka
Dijaga Gadis-Gadis Berdasi, Dikejar Para Janda Berdaster

Dijaga Gadis-Gadis Berdasi, Dikejar Para Janda Berdaster

Sementara di luar, para staf penjualan yang mendengar percakapan dari balik dinding kaca langsung memasang telinga. Kantor itu memang menggunakan dinding kaca tebal, tetapi tidak sepenuhnya kedap suara. Suara Tania yang tinggi karena marah terdengar jelas sampai ke luar. "Zio, katakan yang sebenarnya!" seru Lucya. Kali ini suaranya penuh amarah.
10110.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai tasya rosmala dinding kaca
Baca
+Pustaka
Devil's  Scarecrow

Devil's Scarecrow

Sebelum memutuskan melewati dapur, Samy merobohkan lemari kecil untuk menghalangi jalan masuk. Berharap makhluk itu tertahan disana. Samy mengambil inisiatif menjebol jendela kaca pada salah satu dinding dapur dengan menggunakan kursi besi. Hera mengambil posisi pertama keluar melewati celah jendela yang sempit, lalu disusul Tasya. Cewek itu kurang hati-hati saat melewati celah itu sehingga lengannya tergores sisi kaca yang masih menempel pada jendela.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai tasya rosmala dinding kaca
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status