Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pendekar Semprul

Pendekar Semprul

Di salah satu sudutnya, ada bordiran halus yang membentuk huruf-huruf kuno: Tirta Lelono. > “Itu nama tempat,” bisik Ki Demang dengan nada genting. “Sebuah sumber air tua, jauh di lereng Gunung Sepuh. Konon, di sana pernah lahir perguruan pertama di tanah ini. Dan... pernah pula tenggelam satu kerajaan tanpa nama.” > “Di sana jawabannya?” tanya Tarno. > “Mungkin,” sahut Jaka. “Tapi untuk sekarang... kita harus bersiap. Karang Duwur mungkin telah kubuka, tapi apa yang lepas dari sana... belum semuanya menunjukkan wajah.”
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai tavern semarang
Baca
+Pustaka
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

LOKASI: KOTA VAREM — DIMENSI WAKTU FIKSI STATUS WAKTU: RETAK, BISA DIPUTAR Varem bukan kota biasa. Di atas tanahnya, waktu tidak berjalan maju. Ia berputar, melompat, kadang mundur pelan-pelan seperti cerita yang dibaca ulang karena terlalu indah… atau terlalu sakit.
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai tavern semarang
Baca
+Pustaka
Kemilau Senja

Kemilau Senja

Lebih hemat dan pastinya sangatlah menggugah selera. Diriku sendiri, aku adalah Alumni Mahasiswi S2 Di Universitas Paramadina jurusan Magister Ilmu Agama Islam yang terletak di Jakarta selatan juga, aku memutuskan untuk kuliah di situ karena ingin memantau pergaulan Ayu, aku merasa kasihan jika Ayu tinggal di luar kota seorang diri, meski tinggal di pondok pesantren yang sudah terjamin keamanannya. Namun, aku masih saja khawatir, ya karena tempat tinggal keluarga kami di Tangerang Selatan, jadi kami dulu pun memutuskan untuk pulang ke rumah dalam sebulan sekali, itu pun sudah sangat menahan rindu.
1011.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 383 kali sebagai tavern semarang
Baca
+Pustaka
Memantai [Tamat]

Memantai [Tamat]

Sementara, air di westafel terus saja mengalir. ****** “Yeeeey.. Sampai!!” teriak Emmy kegirangan. Kelima mahasiswa itu sedang bersandar di pagar dek kapal. Mereka memandangi menara khas Lampung, Menara Siger yang menyerupai mahkota tradisional. “Welcome to Lampung,” ucap Lili yang sedang membaca tulisan besar yang ada di tepi daratan. “Laper banget gua. Habis ini kita cari rumah makan ya guys?”
109.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 315 kali sebagai tavern semarang
Baca
+Pustaka
Di balik Mahar Sepiring Nasi Goreng Seafood

Di balik Mahar Sepiring Nasi Goreng Seafood

timpal Roby ikut protes. "Eh, Lu kira ngaji gampang apa? Gue nggak bisa ngaji, sholat aja surat Alfatihah nya gue baca yang tulisan Indonesia, bukan Arab nya. Makanya gue milih mahar bikin nasi goreng seafood. Eh, nggak taunya ada misteri dibalik nasi goreng seafood itu," kelakar Danu mengenang memory lamarannya kemarin.
105.7K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai tavern semarang
Baca
+Pustaka
Tak Semanis Madu

Tak Semanis Madu

Bab 19 Kejutan yang bertubi "Sri, aku berangkat, ya," pamitku setelah kukembalikan amplop Tari. "Nggak sarapan dulu, Mbak?" "Di cafe aja, lagi pula aku ada seminar, Sri," jawabku. Terdengar suara bel berbunyi. Asri bergegas membukanya. Beberapa saat kemudian aku mengikuti Asri, karena dia tak kunjung kembali.
1066.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai tavern semarang
Baca
+Pustaka
Balas Dendam Tuan Muda Sampah: Menjadi Dokter Ilahi

Balas Dendam Tuan Muda Sampah: Menjadi Dokter Ilahi

Menara Surga memang terkenal di seluruh wilayah Southcrown sebagai tempat hiburan paling mewah dan eksklusif—menawarkan fasilitas lengkap untuk makan malam kelas dunia, minuman premium, dan berbagai hiburan dengan kualitas tertinggi yang hanya bisa dinikmati oleh kalangan elite. "Tidak, terima kasih. Saya sudah menjadi penganut Buddha yang taat dan tidak lagi dekat dengan wanita atau hiburan duniawi," Samuel Terias menjawab sambil melirik Adam Heat dengan tenang. "Tapi kamu boleh mengajak Saudara Surge Dron keluar sebentar untuk bersenang-senang kalau dia mau."
9.674.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai tavern semarang
Baca
+Pustaka
Tertawan Pesona Mantan

Tertawan Pesona Mantan

Lebih-lebih tidak lama lagi kami akan pergi ke Semarang. Setelah acara demi acara selesai, aku sudah mengantongi izin dari suami untuk tegap produktif bekerja. Alhamdulillah, Mas Vino mengizinkan. Semua menu hidangan sudah siap. Tinggal menunggu Papa dan suamiku pulang setelah salat Isya. “Kal, akhir-akhir ini ada banyak kegiatan, ya, di hotel?” “Uhmm, enggak juga, sih, Ma. Kenapa?”
1024.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 568 kali sebagai tavern semarang
Baca
+Pustaka
Surga Semalam

Surga Semalam

"Halo, nama saya Tian Kirei. Ini adalah makanan khas dari kampung halaman saya." "Terima kasih, nama saya Vivian." "Hei, kamu sangat cantik. Kamu mungkin akan berada di tiga besar." Tian Kirei tersenyum polos, tetapi dia berbicara dengan keras, yang menarik perhatian banyak orang.
1053.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai tavern semarang
Baca
+Pustaka
Tumbal Purnama

Tumbal Purnama

Cahaya hijau yang sebelumnya menyinari lorong-lorong kini digantikan oleh api biru kecil yang menari di dinding. Ketika mereka akhirnya mencapai dasar tangga, mereka menemukan sebuah ruangan besar dengan lantai batu yang berlapis simbol-simbol aneh. Di tengah ruangan, ada sebuah altar dengan mangkuk besar berisi cairan hitam pekat yang memancarkan bau busuk. “Apa ini…?” bisik Lila, menatap altar itu dengan ngeri.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai tavern semarang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status