Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
BAJU ADIKKU DI RANJANG ISTRIKU

BAJU ADIKKU DI RANJANG ISTRIKU

*** SELESAI. Terimakasih semuanya❤ maaf kalau kurang puas, kalau ada salah-salah kata.
1037.1K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as telah usai
Read
+Library
Menemukan Cinta di Saat Koma

Menemukan Cinta di Saat Koma

TERIMAKASIH TELAH MEMBACA NOVEL INI SAMPAI SELESAI, MAAF ATAS KEKURANGAN NYA. TAMAT
106.4K viewsCompletedAdded to Library 179 Times as telah usai
Read
+Library
Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

😀 KALAU ENGGAK, WAJIB SHARE SIH MENGENAI PERAYAANNYA. Lalu tulisannya bukan Panjalu menang, tapi 👇👇 CUKUP SAMPAI DI SINI UDAH DULU YA SENJAKU TELAH PERGI USAI MAAF, CUKUP SINGGAH AKU KALAH PATAH AKU PERGI DULU RETAK DIRIKU BODOH HILANG PAMIT TERLALU TEGA GAGAL HALUS, TAPI KASAR
103.4K viewsCompletedAdded to Library 84 Times as telah usai
Read
+Library
Setelah Pernikahan

Setelah Pernikahan

Dulu mereka cukup dekat, tetapi setelah mereka lulus kuliah, mereka jarang bertemu karena kesibukan masing-masing. Nicko terkekeh mendengar ucapan atau lebih tepatnya ledekan dari Zain. Teman nya ini memang tidak pernah berubah. Selalu bersikap dingin dan acuh. Tetapi, Nicko turut senang, karena akhirnya Zain bisa melupakan Zalora dan bahkan lelaki itu sudah memiliki calon istri. Sementara itu Aurel, mencuci tangan nya setelah memenuhi panggilan alam. Ia berkaca dan membenarkan sedikit make up dan rambutnya yang terlihat berantakan.
8.539.6K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as telah usai
Read
+Library
Akhir Dari Segalanya

Akhir Dari Segalanya

Ujung jari Wiliam terasa dingin. Tulisan di kertas itu jelas dan tegas, menusuk tajam ke matanya dan juga ke dalam hatinya. [Wiliam, terima kasih untuk beberapa tahun ini. Karena kamu sudah melamar dia, aku akan mendoakan kalian bahagia. Hubungan kita selesai sampai di sini saja.] “Melamar?” gumam Wiliam. Kepalanya berdengung dan seketika menjadi kosong.
13.8K viewsCompletedAdded to Library 470 Times as telah usai
Read
+Library
Janji yang Tak Sempat Usai

Janji yang Tak Sempat Usai

pesan dari Keane muncul di layar. Nayla menghela napas, tersenyum tanpa sadar, lalu mengetik, “Sudah. Roti tawar dan kopi. Standar pegawai tangguh.” Balasan dari Keane langsung muncul, “Kopi? Harusnya teh manis, biar senyum kamu makin manis juga.”
10538 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as telah usai
Read
+Library
Setelah 17 Tahun

Setelah 17 Tahun

Launa tersenyum. “Tunggu, kamu sudah selamat dari kecelakaan kenapa harus berganti nama? Nama Nadine sudah melekat di otak saya.” “Ceritanya sangat panjang pak.” Ardian keluar dari mobilnya. Di kejauhan Ardian melihat sosok Launa yang berada di pos satpam. Senyum bahagia mengembang di wajah tampannya. Launa pergi meninggalkan pos satpam, dia melihat Ardian juga dekat mobilnya. Wajahnya? Astaga sekelibat dia teringat dengan Mr Ardiaz. Ardian menghampirinya dengan senyum bahagia.
107.7K viewsCompletedAdded to Library 269 Times as telah usai
Read
+Library
Kehidupan Setelah Perpisahan

Kehidupan Setelah Perpisahan

“InsyaAllah, Zal.” Mereka kembali tenggelam dalam diam, menunggu kabar yang akan menentukan langkah keluarga mereka selanjutnya.
1013.8K viewsCompletedAdded to Library 454 Times as telah usai
Read
+Library
Bahagia Usai Diselingkuhi

Bahagia Usai Diselingkuhi

Dia mencoba ikhlas meski terasa berat. Seorang pelayan mengantarkan dua porsi sirloin steak medium rate, dua gelas orange jus sebagai makan malam mereka dan fresh fruit cake sebagai hidangan penutup. Hanum menikmati makan malam dalam diam, sesekali menimpali obrolan Adrian. Dia tahu pria itu sedang berusaha menutupi lukanya. Hanum tersenyum, Adrian bisa menerima keputusannya meski dia tahu itu sulit.
1026.5K viewsCompletedAdded to Library 715 Times as telah usai
Read
+Library
Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

SETELAH. Aku menatap kata itu. Sederhana. Tanpa metafora puitis. Tanpa bunga-bunga bahasa yang berusaha menutupi kepahitan. "Hanya 'Setelah'?" tanyaku. "Iya," jawab Arjuna mutlak. "Karena semua yang kita lakukan hari ini—mengajar di kelas, mediasi di kantor, membesarkan Elang, menulis buku ini—semuanya terjadi di fase 'Setelah'. Setelah kita berhenti saling membohongi."
9.472.6K viewsCompletedAdded to Library 2.7K Times as telah usai
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status