Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Digerebek Saat Lagi Mendesah

Digerebek Saat Lagi Mendesah

Di dalam hatinya, membenarkan ucapan teman kerjaannya itu. "Terimakasih, sudah mau mendengarkan curhatanku. Jadi sedikit lega," balas Taman lirih. Adam kemudian menepuk pelan bahu temannya itu. Ya, sebelumnya Tamam telah menceritakan masalah yang terjadi. Adam pun sebenarnya sudah mendengar berita yang tengah hangat jadi perbincangan itu. Tapi saat Tamam bercerita, dia tetap mendengarkan dengan seksama. Menghargai temannya itu, agar suasana hatinya bisa sedikit tenang.
1042.9K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as teman curhat
Read
+Library
Kukembalikan Suamiku Pada Mantan Istrinya

Kukembalikan Suamiku Pada Mantan Istrinya

Dia pasti juga sama bimbangnya sepertiku saat ini. [Rasanya ingin menyudahinya saja biar cepat selesai] Kukirim ungkapan itu di story WhatsAppku disertai emoticon menangis. Tentu saja sebelumnya kuatur statusku itu agar tak dilihat oleh Elvina dan juga Mas Tiar. Tak berapa lama ada pesan masuk ke aplikasi hijauku. [Setiap orang memiliki masalah, tetapi jangan kehilangan kebahagiaan hanya karena kamu terlalu fokus pada masalahmu. Kalau berkenan, kau bisa ceritakan padaku. Mungkin kau butuh teman curhat?]
10255.7K viewsCompletedAdded to Library 6.4K Times as teman curhat
Read
+Library
Selir Kesayangan Suamiku

Selir Kesayangan Suamiku

Tampak ciri khas anak kecil mandi dengan bedak yang tebal. "Wah sudah tampan anak Ibu," ucapku tersenyum. "Jujurlah, Nduk! Kenapa kau semalem?" tanya Purwati. Aku terdiam, haruskan dia mengatakan semuanya pada Purwati sekarang? Aku mempertimbangkan lagi tentang baik buruknya curhat dan menceritakan masalah rumah tanggaku pada mertuaku sendiri. Ada dua hal yang perlu di perhatikan ketika mencari teman curhat, pertama memang orang itu di harapkan dapat menjadi pemecah masalah dan memberikan solusi, aku merasa ibu dapat memberikannya. Yang kedua orang itu harus amanat dan berpihak kepada yang benar serta bersikap adil, aku pun merasa ibu juga begitu.
1015.1K viewsCompletedAdded to Library 575 Times as teman curhat
Show Reviews (6)
Read
+Library
donalwilys
cerita yg bagus tp, dialog 2 orang dikasih keterangan siapa yg ngomong mulu. cukup akhiri pake tanda petik, trs ganti paragraf. misal, ucap gendis, tolak gendis, gurau gendis, bentak mama. yg baca jg tau maksud dialog 2 orang itu. pliss, belajar ngetik yg bener y biar kayak novel beneran. semangat
MOON
heh rio, gendis, pintu neraka sebelah kiri. cepat masuk kesana. thor, plisss lah bikin menyesal si pezina itu. pengen berkata kasar sama laki kegedean napsu. gundik gatel juga, berpengetahuan tapi kelakuan kayak iblis.
Read All Reviews
Mbak Model, Tolong Jangan Nakal!

Mbak Model, Tolong Jangan Nakal!

Tangisnya terasa pilu. Setelah tiga puluh menit terus menangis, Seren bangkit. Ia mencuci wajahnya. Ingatannya tiba-tiba saja teringat akan perkataan Yuda waktu di kantornya. "Jika kamu butuh teman curhat, tempat bersandar, jangan ragu untuk hubungi aku." Entah apa yang ada di pikiran Seren. Ia bergegas keluar dari kamar mandi. Meraih ponselnya yang ada di atas meja makan lalu menghubungi nomor Yuda.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as teman curhat
Read
+Library
Cinta Tanpa Isyarat

Cinta Tanpa Isyarat

Nandra : "Zahra, gue tau kalau lo belum makan siang kan? Ini gue pesenin makan buat lo. Ditunggu ya?" Nandra : "Hellooo?? Are you okay? Kok nggak dibales?" Nandra : "Kalau semisal lo butuh teman curhat, cerita aja ke gue, Ra. Gue pasti siap hibur lo atupun bahkan bantuin lo. Jadi jangan pernah merasa sendirian yaa?" Me : "Gue gapapa kok, Ndra. Thanks udah khawatirin gue."
996 viewsOngoingAdded to Library 28 Times as teman curhat
Read
+Library
Cantik Yang Disembunyikan

Cantik Yang Disembunyikan

“Kita resmi temenan, ya. Lumayan, aku nambah teman di kampung.” Sera ikut tersenyum, tipis. Senyum itu masih terasa kaku, seperti orang yang belum sepenuhnya percaya pada hal baik yang datang tiba-tiba. Kepalanya terasa penuh. Ia butuh waktu untuk mencerna semua ini. “Emangnya… aku boleh curhat ke orang lain?” tanyanya ragu. “Kamu nggak risih dengerin cerita orang?” Kai menoleh padanya. “Kenapa harus risih?”
686 viewsOngoingAdded to Library 26 Times as teman curhat
Read
+Library
Nama Putriku Nama Mantannya

Nama Putriku Nama Mantannya

tanya Sulthan penasaran. “Ini loh ada teman kuliahku dulu lama nggak ketemu, eh malah dia curhat gitu deh, secara aku ini tempat nampung curhatannya orang ,”celetuknya. “Oh gitu!’ “Terus kenapa kamu tadi juga senyam-senyum nggak jelas tadi, hayok ngelamunin siapa nih, jangan bilang aku, jangan Than, aku sudah ada yang punya!” jelasnya membuat Sulthan tertawa kembali.
1013.7K viewsCompletedAdded to Library 370 Times as teman curhat
Read
+Library
I Love You. And You?

I Love You. And You?

"Oke. Buat kalian semua yang mau curhat atau mau bikin saya emosi seperti tadi, bisa langsung telpon ke nomer 027585896. Atau yabg mau kirim salam sama request aja bisa SMS ke 08122522977. Sementara penyiar tampan ini menenangkan diri, selamat mendengarkan salah satu lagu dari SO7." Biasanya aku mengirim sMS minta diputarkan lagu atau kirim salam untuk Kak Rengga dengan namaa samaran. Namun sudah dua hari ini aku absen melakukannya. Aku lebih tertarik menunggu telpon dari seseorang yang menyebut dirinya sendiri Sayang di acara Temu. Rasanya jauh lebih menghibur dibanding mendengarkan lagu. Aku melanjutkan makan malamku yang tertunda dengan diiringi lagu dari Sheila On 7. Untuk sejenak aku lu
105.8K viewsOngoingAdded to Library 122 Times as teman curhat
Read
+Library
Malam Pertama Perjaka dan Janda Muda

Malam Pertama Perjaka dan Janda Muda

Sadar diri, karena ia buka lelaki yang dipilih oleh Rei. "Kita kan masih bisa jadi teman mas? Kalau kamu mau curhat ya silahkan. Aku rasa enggak akan ada masalah," kata Rei, ia percaya kalau tak akan ada yang terjadi sekalipun mereka berdua saling bercerita. Lagipula selama ini hal-hal yang menjadi pembahasan Tedi hanya seputar pekerjaannya. "Memang boleh?" "Boleh," jawab Rei.
104.6K viewsOngoingAdded to Library 173 Times as teman curhat
Read
+Library
KAU MENDUA AKU PUN SAMA

KAU MENDUA AKU PUN SAMA

“Ra ... Maafkan aku. Aku khilaf tadi.“ Kuusap air mata dengan kasar dan mengambil ponsel di dalam laci. Mengacuhkan suaranya yang terus menyebut namaku. Aku butuh teman curhat supaya hati ini agak tenang. “Naira ... Buka, Ra!“ Aku menggeleng cepat walau jelas takkan terlihat olehnya dan segera mengirim pesan di WA grup true best friend. [Help me, Please.] Tulisku di kolom komentar dan tak lama Meera, Cantika dan Adila—ketiga sahabatku—tampak sedang mengetik. [Whats wrong, Nai?] balas Adila diakhir emot terbelalak. [Ada apa, Zheyeng?] Cantika juga membalas. [Ada apa, Nairaku Cantik?] Meera ikut membalas. Baru melihat pesan mereka saja, mata langsung memanas.
9.971.9K viewsCompletedAdded to Library 2.5K Times as teman curhat
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status