Janda Kembang
Saras menangis sembari memegang ponsel di tangannya dengan erat, tak ada tempat untuk mengadu kegelisahan yang ia rasakan, Saras tak pernah berteman dekat dengan banyak orang karena dia terlalu minder untuk bergaul dengan teman sebayanya saat itu, teman satu-satunya itu adalah Munifah yang sekarang ada di Singapura.
Ifa, bisakah aku curhat denganmu?
Saras mengetik sebuah pesan singkat di ponselnya dan berharap teman masa kecilnya mau membalas pesannya.
Ting! Tidak berselang lama kemudian, ponsel itu berbunyi, notifikasi pesan singkat masuk dari Munifah.
Bisa, tapi nanti ya! Maaf, saat ini aku lagi sibuk.
Membaca pesan singkat itu, Saras menghela nafas berat, kepada siapa lagi ia akan curhat
Hot Chapters