Balada Cinta ShaBar
Udahlah, abisin aja, tempura biji teratai ini ngga bakal nemu di Jakarta.
Akbar keliatan mengulum tawa. Kenapa, Pak Boss? Pemandangan bagus, heh? Dasar, nyebelin.
"Mau tambah tempura?" katanya serius.
"Ngga!" jawabku kesal.
Dia ngangguk trus mulai nelepon. Ngomong-ngomong pake bahasa Inggris, kayanya nelepon GM-nya hotel di Baltimore, deh.
Oh, okay. Mungkin aku yang berlebihan tadi. Buat Akbar, semua ada solusinya, nyantai aja. Jadi pengen tahu, apa ada yang ngga ada solusinya buat dia?
Bab Populer