Setelah Diusir Ibu Mertua
Setelah puas melihat-lihat, barulah kami meninggalkan mall ini dengan membawa popok sebesar bantal.
Kedua mataku memindai sekeliling. Siapa tau aja ada sesuatu yang bisa dibeli untuk dijual lagi dari mall ini. Lalu pandanganku terhenti di tumpukan handuk di teras mall.
Promo cuci gudang, handuk yang dijual di bawah harga pasaran.
"Mas, kita coba jual itu, yuk," usulku. Mas Yudha menoleh, sedikit memicingkan mata, melihat keterangan yang menyertai tumpukan handuk tersebut, lalu menggelengkan kepala.
Hot Chapters