Terjebak Gairah Siluman
"Aku harus tinggal di sini, lebih dekat dengan Surya, untuk mencari jejak."
Jaya mengangkat wajahnya dari rambut istrinya. Matanya yang merah menatap Broto dengan penuh harap.
"Tentu saja, Mbah! Tinggallah selama yang Mbah butuhkan! Jangan khawatir, saya sudah siapkan tempat. Di halaman belakang ada paviliun kecil, biasanya untuk menyambut tamu dari kecamatan atau kota kalau ada acara di desa. Mbah bisa tinggal di sana."