Lelaki Pengganti
“Ahh,,,,, kamu ini ada saja alasannya. Dasar lelet! Laki-laki itu harus cepat, cekatan dan ligat!”
“Aduh, mulai,,,, mulai,,,, ceramah!” Seru Rey, wajahnya sedikit cemberut melihat kelakuan abangnya itu.
Daffa hanya tertawa melihat mereka Bertengkar, seperti anak kecil umumnya ia tidak mengetahui apapun selain tertawa ketika ia dibawa lari-lari.
“Tuh, liat! Daffa tertawa melihat kita bertengkar, Bang! Udah dong nanti saja ngomelnya,” pinta Rey kesal.
Hot Chapters