Cintai Aku
biancaveanacintanya aku english versioncintanyaakhir cintakucinta satu
Kehangatan kulit lelaki itu terlalu jelas, kontras dengan sikap dinginnya.
“Lihat,” suaranya rendah, nyaris berbisik di samping telinga. “Jangan buat pintu utama terlalu kaku. Rumah itu harus menyambut. Kamu arsitek, bukan tukang gambar. Kamu harus tahu—arsitektur bicara tentang jiwa, harus ada jiwa di setiap gambar yang kamu buat.”
Helena terpaku. Setiap kata Baskara terasa menusuk, bukan hanya di pikirannya, tapi juga di dadanya yang berdebar. Ia menelan ludah, mencoba menguasai diri.
Beliebte Kapitel