KEMBALINYA SANG RATU
Ia adalah arsitektur tak kasatmata, dibangun dari benih-benih pengalaman yang menembus batas negara, agama, bahkan sejarah.
Dunia di luar mereka tengah mendidih. Pusat-pusat keuangan global memanas. Tarif dinaikkan, mata uang melompat seperti ikan panik, dan perjanjian dagang menjadi kertas yang mudah dibakar oleh ego dan kepentingan sempit. Tapi di taman itu, di antara mereka yang membawa kisah dari tanah dan langit, lahir gagasan yang tidak mengenal krisis—gagasan tentang hidup yang lebih dalam, lebih selaras, lebih manusiawi.
"Apakah ini cukup untuk melawan dunia yang semakin tak pasti?" tanya Kyarra.