Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Diperas Mafia Tengil

Diperas Mafia Tengil

Rania akan memberikan kue ulang tahun terbaik untuk putrinya, sama seperti yang Rinto berikan sebelum Rona akhirnya memiliki adik yang membuat kemewahan itu terenggut. Meskipun tersedia lift di dalam gedung, Radin menggunakan tangga untuk naik ke lantai dua. Di lantai tersebut terdapat toko baking supply yang diberi nama Kanre Baking Supply. Pengaturan dan peletakan barang-barang yang dijual di toko tersebut mengingatkan Rania pada konsep minimarket yang rapi, bersih dan menggoda.
1.4K viewsCompletedAdded to Library 55 Times as teras kopi 21
Read
+Library
MENGAPA CINTA MENYAPA

MENGAPA CINTA MENYAPA

Kendati begitu ia berusaha bersikap tenang. “Sorry terlambat.” “It’s OK. Duduklah.” Terry mempersilahkan. “Mmm.... boleh aku pesan kopi dan kue dulu? Hari ini aku lagi puasa dan ini pas dengan waktunya aku buka puasa.”
7.1K viewsCompletedAdded to Library 197 Times as teras kopi 21
Read
+Library
Bangkitnya Suamiku yang Perkasa

Bangkitnya Suamiku yang Perkasa

Melihat Anisa yang gelisah, Pak Tio pun menebak, "Bu Anisa, Anda mencari nama Tera Group? Tera Group adalah klien terbesar kita. Aku menyuruh asistenmu untuk mengantarnya langsung." Anisa sontak membelalak .... Pukul 11 siang. Tera Group. Sebuah majalah Windy Modest diletakkan di atas meja Theo. Begitu Theo masuk ke ruangan, tatapannya langsung tertuju kepada majalah tersebut. Sampul majalah ini menggunakan foto Anisa, mana mungkin Theo bisa mengabaikannya? Theo duduk, lalu membuka majalah dan membaca isi wawancara.
9.588.1K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as teras kopi 21
Read
+Library
TETANGGA BARU

TETANGGA BARU

titahku pada Yolan. "Tapi, Mas—" "Gak mau? Awas kamu ya. Gak akan aku kasih duit!" "Eh. Orang aku mau nanya. Kamu mau aku bikinin kopi apa? Kopi susu, kopi latte, atau apa?" Kuhembus napas sejenak. "Kopi cappucino. Seduh pakai air mendidih. Jangan pakai air galon. Gak mau aku. Kesukaan suami aja gak tahu kamu. Payah! Cepet sana bikinin!"
1015.6K viewsCompletedAdded to Library 437 Times as teras kopi 21
Read
+Library
Gadis Terabaikan

Gadis Terabaikan

Cepat bangun Ay : Whatt pak boss.. Ada apa sih bos nelpon nelpon Gaje Boss : Gaje kamu bilang buruan nanti malam kamu temani saya makan malam di Restoran HX Ay : Ya boss nggak bisa besok besok aja saya ngantuk banget Boss D : Oh kalau kamu ntar malam ga datang gaji kamu akan saya potong 50% Ay : What buset dah 50 % jangan dong boss . Iya iya saya datang alamat nya dan onkos nya dari boss lah masa dari saya yg benar aja pak boss
2.7K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as teras kopi 21
Read
+Library
Petaka Mendua

Petaka Mendua

Part20 Usai makan siang, aku dan mas Alif bersantai-santai di depan etalase toko yang terisi smartphone, dengan harga yang bervariasi, milik mas Alif. "Dek, tuh Aisya ...." Mas Alif sambil menunjuk dengan bibirnya, ke arah Aisya yang terlihat berlari kecil dengan mengenakan gamis berwarna maroon serta kerudung warna senada. Ia terlihat begitu panik menuju ke arah toko kami.
10100.3K viewsCompletedAdded to Library 2.6K Times as teras kopi 21
Read
+Library
Teratai Yang Layu

Teratai Yang Layu

Agista menanggapi seruan Gino seperti anak buah kepada bosnya dengan mengangkat tangannya ke dahi. Agista pun mengikuti arahan Gino untuk mencuci muka dan merias sedikit wajahnya agar tidak terlihat sembab dan pucat. Sepuluh menit Agista selesai tanpa meminum kopi yang dipesan Gino langsung ngajak Agista angkat kaki dan membayar kopi tersebut. "Kok buru-buru sih Gin? Sayang kan kalau kopinya nggak diminum sama sekali," Agista protes.
104.7K viewsOngoingAdded to Library 109 Times as teras kopi 21
Read
+Library
TERGODA IPAR

TERGODA IPAR

Tak lama kemudian . Trekk, Trekk, JEBLUG! Asap hitam keluar dari oven yang terbuka.
9.988.7K viewsCompletedAdded to Library 2.9K Times as teras kopi 21
Read
+Library
Booking Terakhir

Booking Terakhir

BOOKING TERAKHIR Nama Tamu : RAKA PRADANA Tanggal Check-in : 17 Agustus 1999 Status : BELUM HADIR Raka mengulang kalimat terakhir itu berkali-kali. Belum hadir, bukan pernah hadir dan juga bukan menghilang, seolah seseorang masih menunggu kedatangannya hingga hari ini. Di belakangnya, koper milik petugas arsip tertutup sendiri. Klik.
10572 viewsOngoingAdded to Library 12 Times as teras kopi 21
Read
+Library
Tergoda Mantan

Tergoda Mantan

Aroma kopi yang khas langsung menyambut mereka dibarengi dengan senyuman ramah dua orang laki-laki dengan kaos polo hitam dan celemek berwarna krem. “Selamat datang di Rise. Ini menu spesial hari ini.” Salah seorang dari mereka menunjukan papan kecil yang menggantung di belakang mereka. Marlo menoleh. “Kamu mau pesan apa?” “Itu kopi semua.” Kening Ailaa mengkerut, membaca ulang menu spesial itu. “Selain kopi ada apa?” Marlo memandangi toples-toples kaca berjajar rapi di sudut berisi daun-daun teh kering.
103.7K viewsOngoingAdded to Library 122 Times as teras kopi 21
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status